Trump Mengigau Kebijakannya Mampu Lemahkan Iran
https://parstoday.ir/id/news/world-i66124-trump_mengigau_kebijakannya_mampu_lemahkan_iran
Presiden Amerika Serikat Donald Trump Rabu (2/1) dalam sebuah statemen menggelikan mengklaim bahwa kebijakannya telah membuat kekuatan Republik Islam Iran melemah.
(last modified 2026-04-05T11:58:22+00:00 )
Jan 03, 2019 08:35 Asia/Jakarta
  • Presiden AS Donald Trump
    Presiden AS Donald Trump

Presiden Amerika Serikat Donald Trump Rabu (2/1) dalam sebuah statemen menggelikan mengklaim bahwa kebijakannya telah membuat kekuatan Republik Islam Iran melemah.

Trump kembali menipu publik dan mengatakan, jika petinggi Iran berminat maka Saya siap berunding dengan mereka. Demikian dilaporkan IRIB.

 

Trump sebelumnya juga mengklaim, keluarnya Amerika Serikat dari Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA) telah membuat perubahan perilaku dan mengurangi aktivitas Iran di kawasan.

Trump dan JCPOA

 

Presiden Amerika ini pada 8 Mei mengumumkan Washington keluar dari JCPOA. Langkah Trump tersebut menuai kecaman luas baik di dalam negeri maupun ditingkat internasional.

 

Statemen menggelikan Trump terkait menurunnya kekuatan dan pudarnya aktivitas regional Iran dirilis ketika petinggi Tehran berulang kali menyatakan Iran sebagai salah satu negara berpengaruh senantiasa siap membantu kubu tertindas dan negara yang dilanda krisis serta perang dengan terorisme jika diminta. Ini adalah prinsip mendasar Tehran dan Iran tidak akan mundur dari prinsipnya tersebut.

 

Iran untuk memerangi kelompok teroris dukungan AS dan sekutunya di Irak dan Suriah, atas permintaan resmi kedua negara tersebut memberi bantuan penasihat militer. Langkah tersebut sangat tidak selaras dengan keinginan Trump.

 

Krisis di Suriah meletus sejak tahun 2011 dan di Irak mulai sejak tahun 2014 dengan serbuan besar-besaran kelompok teroris dukungan Amerika Serikat dan sekutunya untuk mengubah konstelasi kawssan demi keuntungan rezim Zionis Israel.

 

Militer Irak dan Suriah baru-baru ini dengan bantuan penasihat militer Iran mampu mengakhiri petualangan Daesh di kedua negara tersebut. (MF)