Cina Peringatkan Intervensi Militer AS di Venezuela
-
Jubir Menlu Cina, Geng Shuang
Juru bicara Departemen Luar Negeri Cina memperingatkan Amerika Serikat terkait segala bentuk intervensi militer di Venezuela.
Seraya mengisyaratkan sejumlah sengketa dan friksi di Venezuela dan sikap bias AS untuk menyelesaikan sengketa tersebut, Geng Shuang menandaskan, pemerintah Venezuela dengan tenang dan penuh rasa persaudaraan tengah menyelesaikan krisis serta intervensi Asakan memperparah tensi di negara ini. Demikian dilaporkan IRNA Ahad (24/2).
Sementara itu, Hua Chunying, jubir kemenlu Cina lainnya hari Jumat (22/2) saat jumpa pers di Beijing ketika menyikapi transformasi di Venezuela mengatakan, Cina menentang segala bentuk ancaman seperti intervensi militer AS di Venezuela dan segala bentuk aksi yang memperparah kekerasan.
Statemen petinggi Cina dirilis ketika Presiden terpilih Venezuela, Nicolas Maduro beberapa waktu lalu menyebut pemerintahan Donald Trump sebagai pengobar utama krisis di negaranya dan mengatakan, AS dengan memaksa pengiriman bantuan yang diklaim sebagai bantuan kemanusiaan, berencana menjustifikasi intervensinya di Venezuela.
Juan Guaido, pemimpin kubu oposisi Venezuela 23 Januari 2019 dengan dukungan nyata AS, mengangkat dirinya sebagai presiden Venezuela.
Meski ada dukungan AS kepada Guaido, rakyat dan militer Venezuela serta negara-negara seperti Cina, Mexico, Rusia, Turki dan Iran mendukung Maduro. (MF)