Macron: Kesepakatan Brexit tidak dapat Dirundingkan Kembali
-
Presiden Perancis Emmanuel Macron
Presiden Perancis Emmanuel Macron, pasca penolakan Majelis Rendah Inggris terhadap Brexit tanpa kesepakatan, mengatakan, kesepakatan ini tidak akan dirundingkan kembali.
AFP melaporkan, Emmanuel Macron menambahkan, Inggris menginginkan tenggang waktu baru, mungkin mereka dapat diberi kesempatan tersebut, dan jika hal ini terjadi pengamat Uni Eropa akan mengkaji permintaan London dan hasilnya akan diumumkan.
"Harus ada penjelasan mengenai alasan permintaan tenggang waktu dan pencapaian hasilnya," papar Macron.
Berdasarkan keterangan presiden Perancis, solusi keluar dari kebuntuan saat ini berada di London.
Menurut jadwal yang ada, pemerintah Inggris haru keluar dari Uni Eropa hingga 29 Maret 2019.
Anggota Majelis Rendah Inggris Rabu malam (13/3) dengan suara 321 dibanding 278 suara, menolak keluarnya negara ini dari Uni Eropa tanpa kesepakatan.
Selain itu anggota Majelis Rendah Inggris di voting mereka dengan 374 suara menolak dan 164 suara setuju, menentang penambahan tenggang waktu keluarnya Inggris dari Uni Eropa hingga 22 Mei 2019 dan penentuan masa transisi hingga Desember 2021. (MF)