Guterres Kian Khawatir Eskalasi Tensi di Idlib Suriah
-
Sekjen PBB Antonio Guterres
Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres mengaku khawatir atas eskalasi bentrokan selama beberapa pekan terakhir di Provinsi Idlib Suriah.
Menurut laporan MNA, Antonio Guterres seraya merilis statamen dan tanpa mengisyaratkan kejahatan teroris Front al-Nusra di Provinsi Idlib, utara Suriah serta pelanggaran berulang terhadap gencatan senjata oleh kelompok ini, menyeru semua pihak yang terlibat bentrokan untuk menjalankan kesepakatan gencatan senjata.
Guterres seraya menjelaskan bahwa di Suriah sebanyak 11,7 juta orang membutuhkan keamanan dan bantuan, menuntut dilanjutkannya pengiriman bantuan kemanusiaan ke negara ini.
Saat ini Provinsi Idlib diduduki kelompok teroris dan rencananya berdasarkan kesepakatan Sochi, kelompok teroris akan meninggalkan zona bebas senjata, namun dalam prakteknya mereka tidak melaksanakannya dan teroris menggunakan zona ini untuk menyerang pos-pos militer Suriah.
Krisis Suriah meletus sejak tahun 2011 seiring dengan serbuan besar-besaran kelompok teroris dukungan Arab Saudi, Amerika Serikat dan sekutunya untuk mengubah konstelasi kawasan demi keuntungan rezim Zionis Israel. (MF)