WHO: 147 orang Tewas selama Bentrokan di Tripoli
https://parstoday.ir/id/news/world-i69318-who_147_orang_tewas_selama_bentrokan_di_tripoli
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Senin malam (15/4) mengumumkan, sejak dimulainya serangan Militer Nasional Libya pimpinan Khalifa Haftar ke Tripoli, ibukota Libya, sampai saat ini sedikitnya 147 orang terbunuh dan 614 lainnya terluka.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Apr 16, 2019 07:17 Asia/Jakarta
  • Krisis Libya
    Krisis Libya

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Senin malam (15/4) mengumumkan, sejak dimulainya serangan Militer Nasional Libya pimpinan Khalifa Haftar ke Tripoli, ibukota Libya, sampai saat ini sedikitnya 147 orang terbunuh dan 614 lainnya terluka.

Menurut laporan IRIB, Kantor Koordinasi Aksi Kemanusiaan PBB dalam statemennya menyatakan, seiring dengan meletusnya bentrokan di Tripoli, lebih dari 18 ribu orang mengungsi.

Krisis Libya

Militer Nasional Libya di bawah kepemimpinan Khalifa Haftar yang mendapat dukungan Arab Saudi, Mesir dan Uni Emirat Arab (UEA) dan menguasai wilayah timur Libya sejak beberapa bulan terakhir mulai bergerak ke arah utara negara ini.

Haftar pada 4 April 2019 menginstruksikan pasukannya untuk menyerang Tripoli, ibukota Libya.

Koran Wall Street Journal baru-baru ini dilaporannya menyatakan, Haftar usai kunjungan terbarunya ke Riyadh memutuskan untuk menyerang Tripoli.

Libya sejak revolusi 2011 yang berujung pada tumbangnya Diktator Muammar Gaddafi mengalami kekerasan dan instabilitas politik akibat intervensi AS dan sejumlah negara Eropa serta regional.

Sejak empat tahun lalu Libya memiliki dua parlemen, parlemen Tobruk di timur dan parlemen Tripoli serta dua angkatan bersenjata akibat friksi antar partai dan kelompok.

Parlemen Tobruk didukung oleh Militer Nasional Libya di bawah Khalifa Haftar dan pemerintah Rekonsiliasi Nasional pimpinan Fayez al-Sarraj didukung oleh masyarakat internasional dan bermarkas di Tripoli. (MF)