Tahan Tanker Iran, Rusia Sebut Inggris Perburuk Ketegangan
-
kapal tanker Iran
Kementerian Luar Negeri Rusia, Jumat (5/7/2019) mengumumkan, langkah Inggris menahan sebuah kapal tanker Iran di Selat Gibraltar bertentangan dengan klaim Eropa terkait pentingnya mempertahankan kesepakatan nuklir JCPOA.
Fars News (6/7/2019) melaporkan, Kemenlu Rusia menerangkan, Inggris, Amerika Serikat dan negara Barat lain bukannya mencari jalan untuk menurunkan ketegangan dengan Iran, malah berusaha memperburuk keadaan.
Menurut Kemenlu Rusia, penahanan kapal tanker Iran di Selat Gibraltar dilakukan untuk memperumit situasi terkait Iran dan Suriah.
Angkatan Laut Inggris, hari Kamis (4/7) melakukan pelanggaran hukum internasional dengan menahan sebuah kapal tanker Iran di Selat Gibraltar.
Sehubungan dengan hal ini, Duta Besar Inggris untuk Iran, Kamis petang dipanggil oleh Kemenlu Iran.
Tehran menyampaikan protesnya atas pelanggaran aturan internasional oleh Inggris dan meminta agar kapal tanker itu segera dibebaskan terlebih karena ada informasi penahanan tersebut dilakukan atas permintaan Amerika.
Kemenlu Iran juga menunjukkan dokumen perjalanan kapal tanker tersebut dan barang yang dibawanya kepada Dubes Inggris, dan sama sekali tidak ditemukan indikasi pelanggaran hukum internasional. (HS)