Rusia Protes Kehadiran Pasukan Asing di Teluk Persia
-
Wakil tetap Rusia di PBB Vasily Nebenzya
Wakil tetap Rusia di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Vasily Nebenzya menilai berbahaya kehadiran pasukan asing di Teluk Persia.
Seperti diwartakan IRNA, Vasily Nebenzya Selasa (23/07) mengatakan, eskalasi kehadiran pasukan asing di Teluk Persia meningkatkan ancaman bentrokan militer dan dapat menimbulkan dampak merusak.
Ia menilai krisis di Teluk Persia sebagai ancaman bagi perdamaian dan keamanan kawasan serta melemahkan upaya internasional untuk mengurangi konflik regional.
Petinggi Rusia ini menambahkan, di balik layar saling tuding, kita menyaksikan peningkatan kehadiran pasukan asing oleh berbagai negara yang bukan bagian dari kawasan ini. Hal ini dapat meningkatkan potensi bentrokan bersenjata dan setiap insiden berpotensi untuk menciptakan konflik dengan dampak yang merusak.
Wakil tetap Rusia di PBB seraya mengisyaratkan bahwa Rusia memiliki rencana untuk mencegah krisis dan keluar dari kebuntuan ini, menekankan pentingnya memperluas mekanisme keamanan kolektif yang fleksibel di kawasan dengan didasari dialog kesetaraan.
Di bagian lain statemennya, Nebenzya membahas isu utama di Asia Barat yakni Palestina dan seraya mengkritik berlanjutnya perusakan rumah-rumah warga Palestina oleh Israel, menekankan pentingnya untuk merevisi pendekatan ini.
Penghancuran rumah warga Palestina oleh Israel dengan tujuan memperluas distrik Zionis bertentangan dengan resolusi 2334 Dewan Keamanan PBB. Aksi jahat Israel ini selain ditentang oleh Rusia, juga diprotes keras oleh PBB dan Uni Eropa. (MF)