Ekuador Panggil Dubes Turki
Kementerian Luar Negeri Ekuador memanggil Duta Besar Turki sebagai protes atas perlakukan para pengawal Presiden negara itu terhadap demonstran Ekuador.
Fars News (7/2) mengutip surat kabar Ekuador, El Universo melaporkan, Rafael Correa, Presiden Ekuador, Sabtu (6/2) memprotes sikap para pengawal Recep Tayyip Erdogan, Presiden Turki terhadap demonstran.
Ia mengatakan, selama kunjungan Presiden Turki ke Ekuador, terjadi sejumlah peristiwa yang tidak menggembirakan bagi negara ini. Aparat keamanan Turki sama sekali tidak punya hak bertindak reaktif di wilayah Ekuador.
"Adalah kewajiban aparat keamanan Ekuador untuk mengatur para demonstran," ujarnya.
Correa menegaskan, tujuan utama dipanggilnya Dubes Turki ke Kemenlu Ekuador, terkait dengan penyerahan nota protes pemerintah negara ini atas cara-cara yang digunakan para pengawal Presiden Turki terhadap demonstran.
Ia juga mengumumkan bahwa pemerintah Ekuador meminta kepolisian negara itu untuk menyampaikan laporan terkait peristiwa tersebut.
Ricardo Patino, Menlu Ekuador, Jumat lalu menyebut intervensi aparat keamanan Turki dalam demonstrasi warga Ekuador, tidak adil.
Hari Kamis, tim pengawal Erdogan mencampuri tugas kepolisian Ekuador dan berusaha mengusir para demonstran yang meneriakkan slogan-slogan anti-Erdogan karena mendukung teroris di Suriah. (IRIB Indonesia/HS)