Inggris Tolak Anak-anak ISIS
-
Anak-anak Daesh (arsip)
Pemerintah Inggris mengumumkan, anak-anak teroris Daesh warga negara ini yang berada di zona perang tidak akan dipulangkan.
Menurut laman Franch Express, pemerintah Inggris saat menjelaskan keputusan ini menyatakan bahwa pengiriman pasukan militer untuk menyelamatkan anak-anak ini dari kamp-kamp Suriah merupakan langkah yang sangat berbahaya.
Sajid Javid mengeluarkan instruksi ini sebagai salah satu langkah terakhirnya sebagai menteri dalam negeri Inggris.
Ada kekhawatiran bahwa orang tua anak-anak yang telah dicabut kewarganegaraannya ini memanfaatkan anak-anak mereka untuk mengajukan kembali kewarganegaraan mereka.
Keputusan Sajid yang akan menjabat menteri keuangan di pemerintahan baru Inggris ini berpotensi menuai protes luas oleh organisasi perlindungan anak-anak dan lembaga swadaya masyarakat yang membantu anak-anak di Suriah, karena kelompok ini meyakini bahwa anak-anak ini tidak bersalah dan tidak seharusnya menanggung kesalahan orang tuanya.
Kelompok teroris Daesh (ISIS) senantiasa memanfaatkan anak-anak untuk menyebarkan propaganda video dan operasi teror.
Sebelumnya Berlin mengumumkan kepulangan warganya yang menjadi anggota Daesh di Suriah dan hal ini akan dilaksanakan ketika orang-orang ini langsung ditangkap ketika tiba di Jerman dan diadili. (MF)