Rusia Inginkan Solusi Damai Selesaikan Friksi Turki-Suriah
https://parstoday.ir/id/news/world-i74776-rusia_inginkan_solusi_damai_selesaikan_friksi_turki_suriah
Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menekankan dilanjutkannya perundingan untuk menyelesaikan friksi antara Turki dan Suriah.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Okt 16, 2019 12:12 Asia/Jakarta
  • Sergei Lavrov, menlu Rusia
    Sergei Lavrov, menlu Rusia

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menekankan dilanjutkannya perundingan untuk menyelesaikan friksi antara Turki dan Suriah.

"Untuk menyelesaikan friksi antara Turki dan Suriah, Kami menekankan untuk merujuk perjanjian Adana yang ditandatangani tahun 1998," kata Lavrov Selasa (15/10/2019) seperti dilaporkan Reuters.

"Sangat sulit menerapkan perjanjian ini yang mencakup upaya bersama untuk menumpas aktivitas teroris di perbatasan Turki-Suriah dengan langkah Amerika beserta koalisinya di timur Furat (perbatasan Suriah)," papar Lavrov.

Menurut Lavrov, kondisi secepatnya harus diselesaikan berdasarkan penghormatan integritas dan kedaulatan independen Suriah.

Di pertemuan dua delegasi Suriah dan Turki yang digelar 20 Oktober 1998 di kota Adana, selatan Turki berhasil ditandatangani kerja sama di bidang kontra terorisme oleh kedua pihak.

Ankara saat itu menempatkan pasukannya di perbatasan Suriah dan dan mengancam akan mengobarkan perang.

Invasi militer Turki pekan lalu ke utara Suriah dengan dalih melawan milisi bersenjata Kurdi menuai respon negatif dari masyarakat internasional. (MF)