PBB Desak Percepatan Proses Politik untuk Selesaikan Krisis Yaman
-
Martin Griffiths
Utusan khusus sekjen PBB untuk Yaman menuntut percepatan proses politik untuk menyelesaikan krisis Yaman.
Seperti dilaporkan IRNA, Martin Griffiths Jumat (13/12) meminta pihak-pihak Yaman mengakhiri perang dan tak diragukan lagi mempercepat langkah menuju resolusi politik.
"Rakyat dan keluarga setiap hari menderita akibat dampak serangan koalisi Arab dan bentrokan di Yaman," papar Griffiths dalam pesan videonya.
Sementara itu, Zhang Jun, wakil tetap Cina di PBB hari Kamis seraya menekankan pentingnya menindaklanjuti proses politik untuk menyelesaikan krisis Yaman mengatakan, tidak ada negara atau pemain yang dapat mewakili rakyat Yaman.
PBB menyebut kondisi kemanusiaan di Yaman akibat perang dan agresi koalisi Arab Saudi selama lima tahun sebagai krisis kemanusiaan terburuk di dunia.
Arab Saudi dan sekutunya menyerang Yaman sejak Maret 2015 dalam bentuk koalisi Arab dengan dukungan AS serta dengan alasan mengembalikan Abd Rabbu Mansur Hadi ke tampuk kekuasaan.
Akibat agresi ini, sampai kini ribuan warga Yaman tewas dan menurut laporan PBB, kelaparan di negara ini berubah menjadi tragedi kemanusiaan terbesar di dunia.
Koalisi Arab anti Yaman setelah hampir lima tahun melakukan pembantaian ribuan warga tak berdosa dan menghancurkan infrastruktur Yaman, tetap gagal meraih ambisinya karena perlawanan sengit rakyat Yaman besarta militer dan Ansrulalh. (MF)