Permusuhan dengan Iran Dinilai Alasan Kehadiran AS di Asia Barat
-
AS-Iran
Sebuah laman Amerika Serikat menulis, pemerintah Donald Trump menjadikan permusuhan dengan Iran sebagai alasan untuk meningkatkan kehadiran militernya di kawasan.
Laman Popular Resistance Senin (17/02) di laporannya menulis, Amerika memanfaatkan perang sebagai justifikasi konfrontasi militer dan AS memiliki 800 pangkalan militer di seluruh dunia.
Di laporan ini disebutkan, pemerintah Amerika sejak musim semi tahun 2019 hingga kini telah mengerahkan 20 ribu tentaranya ke kawasan Asia Barat.
Laman ini menulis, tak diragukan lagi setiap perang yang meletus antara Iran dan AS akan berujung pada peningkatan bujet Pentagon dan AS memanfaatkan permusuhan dengan Iran sebagai alat untuk menjustifikasi kehadiran militernya di Asia Barat.
Sekaitan dengan ini, Mahdi Taqi Amerli, wakil Aliansi Fatah Irak mengatakan, upaya legal untuk mengusir pasukan Amerika dari Irak terus berlanjut dan siapa saja yang mengatakan bahwa AS datang ke Irak untuk melindungi negara ini sejatinya tengah berhalusinasi.
Pergerakan militer Amerika di Irak dan negara lain di Asia Barat berlangsung ketika Presiden Donald Trump berulang kali mengklaim berencana mengurangi kehadiran negaranya di Asia Barat.
Mayoritas rakyat dan faksi Irak menentang kehadiran militer Amerika Serikat di negara mereka.(MF)