Pejabat Pakistan: Kami akan memperluas perdagangan dengan Iran
-
Mohammad Rafiei dan Qasim Khan Suri
Wakil Ketua Majelis Nasional Pakistan menyebut perluasan hubungan komprehensif dengan Republik Islam Iran sebagai prioritas penting pemerintah Islamabad dan mengatakan, "Meskipun ada sanksi, kami bertekad untuk memperkuat kerja sama perdagangan, terutama perdagangan di daerah perbatasan dengan Iran."
"Mengembangkan hubungan antara Pakistan dan Iran, khususnya provinsi-provinsi perbatasan yang bertetangga dan dukungan untuk memperkuat perdagangan di perbatasan dua negara menjadi prioritas Islamabad," ungkap Qasim Khan Suri hari Sabtu (18/04/2020) sore di kota Quetta pada pertemuan Kamar Dagang dan Industri di kota ini dengan dihadiri Mohammad Rafiei, Konsul Jendral Iran di Quetta, ibukota provinsi Balochistan di Pakistan barat daya. Sebagaimana dilaporkan IRNA.
Wakil ketua Pakistan Majelis Nasional menggambarkan sanksi anti-Iran sebagai salah satu hambatan untuk lebih memperkuat hubungan perdagangan antara Iran dan Pakistan, serta kurangnya saluran perbankan.
"Terlepas dari masalah ini, Pakistan akan mencapai tujuan perdagangan bersama dengan kerja sama erat Iran, dan pemerintah Islamabad akan menggunakan semua kapasitasnya untuk tujuan penting ini," jelas Qasim Suri.
Mohammad Rafiei, Konsul Jendral Iran di Quetta dalam pertemuan ini mengatakan, "Hubungan historis, persaudaraan, dan kesamaan agama dan sosial antara Iran dan Pakistan memiliki peran besar dalam pengembangan hubungan antara kedua negara, dan Tehran bertekad untuk memperkuat hubungan ini di semua bidang."
Dalam pertemuan tersebut, diputuskan bahwa masalah yang terkait dengan pemblokiran perbatasan resmi antara kedua negara karena manajemen bencana Corona dan penghentian lebih dari 1.800 truk komersial dari Iran dan Pakistan di jalur penyeberangan bersama perbatasan Mirjaveh yang menunggu dibukanya perbatasan akan segera diselesaikan oleh otoritas kedua negara.