Sikap AS dan Eropa Mengenai Hizbullah Lebanon
https://parstoday.ir/id/news/world-i82741-sikap_as_dan_eropa_mengenai_hizbullah_lebanon
Amerika Serikat telah lama menetapkan Hizbullah Lebanon sebagai organisasi teroris, dalam sebuah langkah untuk melawan poros perlawanan dan memenuhi keinginan rezim Zionis.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jun 29, 2020 05:39 Asia/Jakarta
  • Pawai para pendukung Hizbullah di Lebanon.
    Pawai para pendukung Hizbullah di Lebanon.

Amerika Serikat telah lama menetapkan Hizbullah Lebanon sebagai organisasi teroris, dalam sebuah langkah untuk melawan poros perlawanan dan memenuhi keinginan rezim Zionis.

Washington meminta sekutunya di Eropa untuk mengambil langkah yang sama, tetapi permintaan ini ditentang oleh Uni Eropa. Sekelompok anggota DPR dan Senat AS dalam sebuah surat, meminta blok Eropa untuk mengumumkan dua sayap Hizbullah (politik dan militer) sebagai organisasi teroris dan melarang kegiatan mereka di benua Eropa.

Uni Eropa sendiri telah menetapkan sayap militer Hizbullah Lebanon sebagai organisasi teroris pada tahun 2013. Namun menyangkut sayap politiknya, blok Eropa menyatakan sayap politik Hizbullah adalah bagian tak terpisahkan dari lanskap politik Lebanon.

"Mengingat kompleksitas perimbangan politik antara masyarakat di Lebanon dan situasi rapuh di kawasan, Uni Eropa tetap yakin bahwa terlibat dalam dialog konstruktif dengan semua partai politik yang ada di negara itu tetap menjadi kunci bagi stabilitas Lebanon. Ini penting tidak hanya bagi keamanan Eropa tetapi juga untuk Asia Barat," kata Uni Eropa dalam sebuah pernyataan.

Surat yang dibuat oleh sekelompok anggota DPR dan Senat AS mendapat dukungan dari beberapa senator senior termasuk Ted Cruz dari Partai Republik dan Ben Cardin dari Demokrat.

Pasukan Hizbullah Lebanon terlibat aktif menumpas kelompok-kelompok teroris di kawasan.

Surat itu mengklaim bahwa AS berkomitmen untuk memerangi terorisme global dan para pendukungnya, dan mendorong keterlibatan sekutu Washington untuk menuntaskan upaya ini. Kami meminta Uni Eropa menetapkan Hizbullah Lebanon sebagai organisasi teroris.

"Hizbullah secara agresif memanfaatkan Eropa sebagai pijakan untuk kegiatan kriminal dan terorisnya, termasuk pencucian uang, penyelundupan narkoba, dan perekrutan anggota. Selain Amerika, Kanada, Dewan Kerjasama Teluk Persia, Liga Arab, dan beberapa negara lain telah mengambil tindakan seperti itu," kata surat tersebut.

Mereka menyambut keputusan pemerintah Jerman menetapkan Hizbullah Lebanon sebagai organisasi teroris dan langkah serupa yang diambil oleh Austria.

Anggota Senat dan Kongres AS sepertinya sedang menunjukkan kesetiaannya kepada Israel, yang menentang Hizbullah dan selalu meminta negara-negara Barat untuk melarang seluruh kegiatan kelompok perlawanan itu.

Namun, Uni Eropa menunjukkan bahwa pihaknya memilih jalan yang berbeda dengan AS dalam menyikapi perkembangan di Lebanon dan kawasan. Sikap berbeda ini tidak hanya berlaku untuk Hizbullah, Eropa juga menentang rencana rezim Zionis untuk menganeksasi Tepi Barat, Palestina.

Uni Eropa memahami dengan baik peran sentral Hizbullah dan pengaruhnya di kancah politik dan militer Lebanon serta popularitasnya di tengah masyarakat. Jika Eropa mengamini permintaan Washington, maka pengaruh blok itu di Lebanon akan berkurang drastis.

Eropa juga menyadari peran besar Hizbullah dalam memerangi kelompok-kelompok teroris takfiri khususnya Daesh, yang sudah beberapa kali melakukan serangan teror di Benua Biru. (RM)