Turki-Libya Menandatangani Kesepakatan Ekonomi 16 Miliar Dolar
-
Kerja sama Ekonomi Turki dan Libya
Pemerintah Kesepakatan Nasional Libya telah menandatangani nota kesepahaman ekonomi senilai 16 miliar dolar dengan Turki, di mana penyelesaian proyek konstruksi besar-besaran Libya, yang dihentikan karena perang, akan dilanjutkan.
Menurut laporan surat kabar Libya Herald hari Ahad (16/08/2020), perjanjian tersebut merupakan bagian dari kerja sama ekonomi Turki-Libya untuk menyelesaikan 184 proyek konstruksi besar-besaran yang terhenti akibat perang di Libya.
Sesuai dengan laporan ini, Menteri Perencanaan Libya, al-Taher al-Jahimi setelah penandatanganan perjanjian, mengatakan pada konferensi pers di Tripoli bahwa Turki memiliki andil yang sangat besar dalam rencana ekonomi Libya.
Pemerintah Libya bermaksud untuk mendapatkan izin dari PBB guna menarik asetnya yang dibekukan setelah jatuhnya Khadafi.
Aset Libya dibekukan pada Maret 2011 dan sebelumnya dipegang oleh Khadafi dan keluarganya.
Jumlah aset Libiya yang dibekukan pada tahun 2012 diperkirakan mencapai 67 miliar dolar.
Libya telah terlibat dalam kekerasan dan ketidakstabilan politik sejak revolusi 2011, yang menyebabkan penggulingan diktator Muammar Gaddafi dengan intervensi Amerika Serikat dan beberapa negara Eropa dan kawasan.
Libya telah memiliki dua parlemen selama lima tahun terakhir karena perbedaan antara partai dan kelompok dan dua angkatan bersenjata.