Washington Tolak Hizbullah Dilibatkan di Pemerintahan Lebanon
-
Morgan Ortagus
Juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, Morgan Ortagus mengatakan, Hizbullah tidak harus dilibatkan di pemerintahan mendatang Lebanon.
Menurut laporan FNA, Ortagus Rabu (2/9/2020) saat diwawancarai televisi Alarabiya mengungkapkan, Amerika tidak menginginkan Hizbullah menjadi bagian dari pemerintah Lebanon.
Sementara itu, David Schenker, deputi menlu Amerika untuk urusan Asia Barat hari Rabu seraya menuding Hizbullah Lebanon menyatakan, Washington masih akan melanjutkan penerapan represi dan sanksi terhadap Hizbullah.
Amerika Serikat berulang kali menjatuhkan sanksi kepada individu dan lembaga yang berhubungan dengan Hizbullah Lebanon.
Amerika Serikat setelah kesuksesan Hizbullah melawan kelompok teroris di kawasan, meningkatkan upayanya untuk menekan lebih besar gerakan muqawama ini.
Washington selama beberapa bulan terakhir menjatuhkan sanksi kepada bank dan tokoh Lebanon dengan tudingan memiliki hubungan dengan Hizbullah. Hal ini ditempuh AS demi merusak popularitas Hizbullah.
Langkah permusuhan Amerika ini dilancarkan ketika Hizbullah Lebanon merupakan salah satu kubu politik penting di negara ini.
Hizbullah Lebanon sebagai salah satu anggota utama poros muqawama memainkan peran utama dalam melawan konspirasi dan aksi-aksi poros AS-Zionis di kawasan. (MF)