Kubu Republik di Senat AS Desak Sanksi Sektor Finansial Iran
https://parstoday.ir/id/news/world-i85386-kubu_republik_di_senat_as_desak_sanksi_sektor_finansial_iran
Menindaklanjuti kebijakan anti Iran petinggi AS dan Gedung Putih, kini kubu Republik di Senat seraya mengirim surat kepada presiden menuntut penerapan sanksi baru terhadap seluruh sektor finanasial Iran.
(last modified 2026-04-18T09:26:41+00:00 )
Sep 19, 2020 08:45 Asia/Jakarta
  • Senator Republik di Senat AS
    Senator Republik di Senat AS

Menindaklanjuti kebijakan anti Iran petinggi AS dan Gedung Putih, kini kubu Republik di Senat seraya mengirim surat kepada presiden menuntut penerapan sanksi baru terhadap seluruh sektor finanasial Iran.

Menurut laporan laman Koran The Washington Free Beacon, Senator Sayap Kanan negara bagian Arkansas Tom Cotton dan senator senior Republik lainnya di suratnya meminta pemerintah menjatuhkan sanksi seluruh sektor finansial Iran.

Di surat tersebut dijelaskan, sedikitnya 14 bank Iran masih terhubung di jaringan finansial global antar bank (SWIFT) untuk melakukan transaksi tanpa sanksi.

Padahal banyak lembaga keuangan Iran termasuk Bank Sentral negara ini disanksi Kementerian Keuangan AS dengan alasan memberi dukungan finansial kepada teroris.

Senator negara bagian Texas, Florida dan Carolina utara termasuk penandatangan surat ini.

Sekaitan dengan ini, sekelompok anggota kubu Republik hari Jumat dalam suratnya kepada Menlu Mike Pompeo menuntut pemutusan bantuan finansial kepada negara-negara di Dewan Keamanan PBB yang menolak perpanjangan sanksi senjata kepada Iran.

Anggota Dewan Keamanan PBB meski ada langkah sepihak AS memperpanjang embargo senjata Iran, menolak tegas permintaan Washington.

Berdasarkan resolusi 2231 Dewan Keamanan, sanksi senjata Iran akan berakhir 18 Oktober 2020. (MF)