Militer AS Mengaku tak akan Campur Tangan dalam Pilpres
-
Jenderal Mark Milley
Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Amerika Serikat, seiring dengan semakin dekatnya waktu penyelenggaraan pemilu presiden negara ini pada November 2020, mengaku tidak akan mencampuri pilpres.
Jenderal Mark Milley dalam wawancara dengan radio Amerika, NPR (11/0/2020) mengatakan, karena percaya pada instansi pemerintah dalam menyelesaikan sengketa pemilu, maka militer Amerika tidak akan berperan apapun dalam permainan politik nasional.
Ia menambahkan, militer Amerika sudah disumpah untuk mematuhi semua perintah pemimpin sipilnya.
Baru-baru ini muncul rumor di kalangan politisi Amerika bahwa Donald Trump tidak akan bersedia menyerahkan kekuasaan secara damai jika kalah dalam pilpres mendatang.
Trump mengatakan, pemindahan kekuasaan tidak akan terjadi, karena kepemimpinan saya di negara ini akan berlanjut. (HS)