Sekjen NATO: Kami tak Tergesa-gesa Tinggalkan Afgahnistan
-
Sekjen NATO Jens Stoltenberg
Sekjen Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) mengingat keputusan Washington mengurangi pasukannya di Afghanistan menyatakan bahwa sekutu organisasi ini tidak tergesa-gesa meninggalkan wilayah negara ini.
Seperti dilaporkan laman resmi NATO, Jens Stoltenberg di Forum Keamanan Internasional Halifax (the Halifax International Security Forum) terkait hal ini mengatakan, sikap Amerika Serikat jelas, mereka ingin mengurangi pasukannya dari 4500 personil menjadi 2500 personil.
"Jika kita tergesa-gesa keluar, bisa jadi seluruh prestasi yang kita raih akan hilang dan ini sebuah rencana berbahaya," klaim Stoltenberg.
Ia juga mengklaim, "Kita berada di Afghanistan hingga mencapai keyakinan bahwa negara ini tidak lagi menjadi tempat aman bagi teroris internasional.
Presiden AS Donald Trump selama beberapa pekan lalu menyatakan, hingga akhir periode kepemimpinannya, ia akan menarik separuh pasukan negara ini yang ditempatkan di Afghanistan.
Sementara itu, Direktur Pusat Nasional anti Terorisme di Kemenhan AS, Christopher C. Miller menyatakan, hingga 15 Januari jumlah pasukan Amerika di Afghanistan akan berkurang menjadi 2500 personil.
Disebutkan bahwa setelah kesepakatan dengan Taliban bulan Februari lalu, Amerika mengurangi pasukannya di Afghanistan dati 13000 menjadi 4500. (MF)