Analis Politik AS: Manuver Drone Iran Tantang Trump dan Biden
Jan 10, 2021 11:59 Asia/Jakarta
-
drone Iran
Seorang analis risiko politik Amerika Serikat yang juga koresponden situs berita The War Zone mengatakan, manuver drone terbaru Iran menunjukkan keberhasilan negara ini dalam menciptakan kekuatan pencegahan dan kesiapan melawan setiap ancaman musuh.
Fars News (9/1/2021) melaporkan, Elijah J. Magnier dalam artikelnya terkait manuver drone Iran menulis, dalam manuver ini, Iran menunjukkan keberhasilannya menciptakan kekuatan pencegahan di tengah sanksi Amerika.
Elijah Magnier menjelaskan, dua minggu sebelum berakhirnya masa pemerintahan Donald Trump, Iran mengirim pesan kuat kepada Amerika, terutama untuk Presiden terpilih Joe Biden, dengan menggelar manuver drone besar.
Pesan tersebut, katanya, diberikan untuk merespon tekanan maksimum, pengiriman pesawat pembom Amerika B-52, kapal induk Nimitz dan kapal selam USS Georgia ke perairan Teluk Persia. Dengan manuver drone ini, Iran menantang Trump jika ingin menyulut perang di akhir jabatannya.
Ia menambahkan, Iran dengan manuver ini mengatakan tidak takut dan akan melawan serangan tersebut apapun akibatnya.
Menurut Magnier, militer Iran menggelar manuver drone besar yang berlangsung dua hari di Semnan, tengah Iran. Dalam manuver ini ratusan drone buatan Iran berdaya jangkau lebih dari 2.000 kilometer berhasil menghancurkan target dengan berbagai jenis rudal. Drone-drone Iran termasuk drone bunuh diri berhasil menghancurkan target dengan rudal darat ke udara, dan udara ke udara.
Analis politik Amerika itu menerangkan, manuver drone ini telah menunjukkan tingkat keberhasilan Iran dalam menciptakan kemampuan pencegahan di tengah semua sanksi Amerika, dan membuktikan kesiapan Tehran menghadapi berbagai ancaman musuh. (HS)
Tags