Mesir: JCPOA, Peluang Baru untuk Desak Israel Tandatangani NPT
Menteri Luar Negeri Mesir menilai kesepakatan antara Republik Islam Iran dan Kelompok 5+1 yang tertuang dalam JCPOA (Rencana Aksi Bersama Komprehensif) sebagai langkah baru untuk menekan rezim Zionis Israel supaya bersedia bergabung dengan NPT (Traktat Non-Proliferasi Nuklir).
Sameh Shoukry dalam wawancara dengan Wall Street Journal, Senin (8/2/2016) mengatakan, dengan implementasi JCPOA maka muncul peluang baru untuk memaksa Israel menandatangani NPT mengingat Tel Aviv merupakan satu-satunya pemilik senjata nuklir di kawasan.
Ia juga menekankan dukungan Mesir kepada JCPOA dan menilai kesepakatan ini sebagai positif dan penting bagi kawasan dan dunia.
Selama ini, rezim Zionis yang didukung Amerika Serikat tidak bersedia untuk menandatangani NPT.
Pada tahun 2015, Mesir menarik dukungan negara-negara anggota PBB untuk menyelenggarakan pertemuan tentang masa depan NPT, namun pada momen akhir, AS menghalangi penyelenggaraan konferensi tersebut.
Para pejabat rezim Zionis pada waktu itu menekan Kementerian Luar Negeri AS untuk menolak draf resolusi yang diusulkan Mesir, di mana draf tersebut merupakan pendahuluan dari penyelenggaraan Konferensi Timur Tengah Kosong dari Senjata Nuklir. (IRIB Indonesia/RA)