Rusia Janji Proporsional Sikapi Sanksi Baru Uni Eropa
-
Maria Zakharova.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, memperingatkan keputusan para pemimpin Uni Eropa tentang penerapan sanksi baru terhadap Moskow.
Maria Zakharova, seperti dikutip laman Tasnimnews, Sabtu (26/6/2021), mengatakan sanksi sepihak dan ilegal oleh Uni Eropa akan disikapi secara proporsional oleh Rusia.
“Rusia siap melanjutkan dialog yang setara dengan Uni Eropa, tapi tidak akan mentolerir pra-syarat apa pun, terlebih lagi, ancaman sanksi sepihak dan ilegal terhadapnya,” tegasnya.
Menurut Zakharova, deklarasi KTT Uni Eropa pada 25 Juni dan klaim-klaim terhadap Rusia, menunjukkan bahwa Eropa masih memiliki masalah sistemik dengan penjabaran strategi hubungan yang jelas dengan Moskow.
Uni Eropa, lanjutnya, sebenarnya berada dalam cengkeraman kepentingan jangka panjang yang bertentangan dengan kepentingan orang-orang Eropa.
Dia menekankan, Moskow menolak tuduhan yang tidak benar dan tidak berdasar serta menganggap apa yang tertulis dalam deklarasi itu sebagai hal yang tidak dapat diterima.
Setelah bertemu di Brussels pada hari Jumat, para pemimpin Eropa gagal menyepakati usulan Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden Prancis Emmanuel Macron untuk menyelenggarakan KTT Rusia-Uni Eropa.
Sebaliknya, mereka memerintahkan Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Josep Borrell untuk mengkaji potensi membuka dialog dengan Rusia, sekaligus menyiapkan opsi sanksi, termasuk pembatasan ekonomi, untuk melawan apa yang dianggap “tindakan berbahaya” Rusia. (RM)