Sahand: Keberhasilan Lain Iran di Tengah Sanksi
https://parstoday.ir/id/radio/iran-i64898-sahand_keberhasilan_lain_iran_di_tengah_sanksi
Kapal destroyer tercanggih Republik Islam Iran, Sahand telah bergabung dengan jajaran Angkatan Laut negara ini.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Des 02, 2018 14:55 Asia/Jakarta
  • Peluncuran Kapal Destroyer Sahand Iran
    Peluncuran Kapal Destroyer Sahand Iran

Kapal destroyer tercanggih Republik Islam Iran, Sahand telah bergabung dengan jajaran Angkatan Laut negara ini.

Komandan Angkatan Luat Militer Iran, Laksamana Hossein Khanzadi dalam wawancara dengan TV-1 IRIB pada Sabtu (1/12/2018) malam mengatakan pembuatan perangkat lunak kapal perusak Sahand sudah menjadi pekerjaan yang mudah bagi Iran.

 

"Kualitas peralatan yang diproduksi hari ini di Iran setera dengan kualitas peralatan yang dimiliki negara-negara besar dunia," ungkap Khanzadi.

Kapal Sahand Iran

 

Bergabungnya gelombang 3 dan 4 serta kini gelombang 5 Sahand sebagai produk dalam negeri ke jajaran armada selatan telah menambah kemampuan lebih besar angkatan strategis ini khususnya di misi jangka panjang dan di samudera yang jauh. Karakteristik operasional penting Sahand ini dapat ditemukan di kemampuan pelayaran kapal tersebut. Kapal destroyer Sahand tanpa dukungan mampu berlayar lebih dari 150 hari di perairan yang berombak tinggi.

 

Kantor Berita Sputnik saat menyebutkan keunggulan kapal perusak Sahand menulis, "Kapal destroyer asing yang selevel Sahand berharga sekitar 300 juta dolar dan di Iran produksinya sekitar sepertiga lebih murah. Selain itu, kelas kapal tempur ini yang diproduksi perusahaan multi membutuhkan waktu 3-4 tahun, sementara Iran mampu memproduksinya dalam temp 2-3 tahun."

 

Kapal selam merupakan teknologi rumit. Karakteristik utama dan unggul pembuatan kapal perusak Irak adalah teknologi yang sepenuhnya dalam negeri dan kapal ini kini sepenuhnya seratus persen buatan Iran dari sisi teknologi.

Kapal Perusak Destroyer Produksi Iran

 

Rahbar atau Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei pekan lalu saat bertemu dengan para komandan dan petinggi Angkatan Laut militer Iran menyebut kemajuan militer khususnya angkatan laut sejak awal Revolusi Islam sampai saat ini sangat besar dan mengejutkan.

 

Rahbar mengatakan, generasi angkatan laut saat ini memiliki keyakinan penuh akan inovasi dan kemampuan dirinya dan bergabungnya kapal perusak Sahand dan kapal selam Fateh serta Ghadir dengan armada laut merupakan kabar gembira bagi kemajuan yang terus meningkat.

 

Panglima tertinggi angkatan bersenjata Iran seraya mengisyaratkan berkumpulnya front musuh dan rival dihadapan Republik Islam Iran, menambahkan, Republik Islam tidak berminat memulai perang dengan siapapun, namun harus meningkatkan kemampuannya sehingga muush bukan saja takut menyerang Iran, bahkan berkat solidaritas, kekuatan dan kehadiran berpengaruh angkatan bersenjata di medan, bayang-bayang ancaman juga akan menjauh dari bangsa Iran.

 

Sementara itu, statemen komando angkatan bersenjata Iran dalam hal ini merupakan pesan jelas. Laksamana Khanzadi mengatakan, mulai dari Teluk Persia hingga Laut Oman, kami yang pertama berbicara. Hanya sedikit dari 36 negara dunia yang memiliki partisipasi maritim di kawasan. Namun Republik Islam dalam hal ini memiliki partisipasi besar. Seratus persen keamanan maritim di kawasan berada di bawah kedaulatan Republik Islam dan Kami tidak akan membiarkan siapapun terluka dan Kami juga hadir di perairan bebas."

Sahand Destroyer

 

Tujuan terpenting setiap negara adalah menjaga perbatasan maritimnya. Angkatan laut Iran kini bukan saja hadir di perairannya, namun telah merambah ke perairan bebas. Kemampuan Iran memproduksi peralatan logistik militer seperti kapal perusak Sahand semakin membuat negara ini bersinar di bidang industri maritim global.