Media Zionis: Israel Tak Mampu Hadapi Hizbullah
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i188998-media_zionis_israel_tak_mampu_hadapi_hizbullah
Pars Today - Harian Israel Hayom mengumumkan bahwa mengingat terkurasnya kekuatan militer dalam mengelola perang gesekan, Israel tidak mampu menghadapi Hizbullah Lebanon.
(last modified 2026-04-27T05:00:42+00:00 )
Apr 27, 2026 11:59 Asia/Jakarta
  • Hizbullah
    Hizbullah

Pars Today - Harian Israel Hayom mengumumkan bahwa mengingat terkurasnya kekuatan militer dalam mengelola perang gesekan, Israel tidak mampu menghadapi Hizbullah Lebanon.

Melaporkan dari Pars Today, Senin, 27 April 2026, Israel Hayom mengutip pejabat senior rezim Zionis yang menyatakan bahwa secara praktis tidak ada alat militer yang mampu menghentikan sepenuhnya peluncuran roket Hizbullah. Operasi pencegat dan serangan terbatas saat ini hanya melemahkan Hizbullah, tetapi tidak melumpuhkannya.

Laporan ini menunjuk pada tantangan yang semakin besar bagi militer Israel terkait kelelahan operasional, ketergantungan besar pada pasukan cadangan, dan terbukanya berbagai front.

Berdasarkan perkiraan yang dikutip harian tersebut, melakukan operasi besar-besaran yang menentukan melawan Hizbullah akan memerlukan ekspansi besar-besaran jumlah pasukan, sesuatu yang dianggap tidak mungkin dalam kondisi saat ini.

Gencatan Senjata: Kebutuhan Operasional, Bukan Sekadar Politik

Menurut pejabat Israel, fakta ini menunjukkan bahwa opsi gencatan senjata bukan hanya kebutuhan politik, tetapi juga kebutuhan operasional untuk mengurangi tekanan pada militer dan menata ulang prioritasnya setelah berbulan-bulan perang berkelanjutan di beberapa front.

Laporan ini berargumen bahwa Israel secara praktis telah beralih dari strategi "solusi militer" ke perang gesekan jangka panjang. Tujuannya adalah mengurangi kemampuan Hizbullah dan mencegah ancaman besar, seperti invasi darat atau serangan skala besar, alih-alih berusaha menghancurkannya sepenuhnya.

Israel Hayom melaporkan bahwa pejabat militer rezim Zionis meyakini Hizbullah Lebanon belum terkalahkan secara militer.

Media Israel sendiri yang mengakui: mereka tidak bisa mengalahkan Hizbullah. Beralih dari "solusi militer" ke "perang gesekan" adalah pengakuan bahwa kekuatan tempur mereka sudah mencapai batas.

"Tidak ada alat militer yang mampu menghentikan roket Hizbullah", ini pernyataan yang sangat gamblang dari pejabat senior Zionis. Iron Dome mungkin hebat, tetapi ia tidak dirancang untuk perang tanpa akhir.

Gencatan senjata bukan pilihan; itu kebutuhan. Jika perang terus berlanjut, bukan Hizbullah yang akan runtuh, tetapi militer Israel yang akan kelelahan lebih dulu.(sl)