Perspektif
  • Hari Populasi Dunia dan Tantangannya

    Hari Populasi Dunia dan Tantangannya

    Jul 11, 2017 05:19

    Hari ini, 11 Juli, diperingati sebagai Hari Populasi Sedunia atau World Population Day. Populasi dunia di tahun 1950 sekitar 2,5 miliar orang, namun hanya kurang dari 40 tahun, jumlah tersebut meningkat dua kali lipat. Pada 11 Juli 1987 penduduk melampaui lima miliar orang. Lonjakan populasi ini menjadikan pembangunan berkelanjutan, pembangunan perkotaan, akses pelayanan kesehatan dan kekuatan pemuda semakin penting.

  • Brexit dan Tantangan HAM Inggris

    Brexit dan Tantangan HAM Inggris

    Jul 09, 2017 03:20

    Isu keluarnya Inggris dari Uni Eropa atau Brexit menjadi transformasi terpenting yang terjadi di Inggris selama dua tahun terakhir dengan tingkat pengaruh luas di tingkat regional dan global. Referendum yang digelar pada 23 Juni 2016 dimenangkan oleh kubu pendukung keluarnya Inggris dari Uni Eropa dengan suara 52 persen setuju, dan 48 persen menentang Brexit.

  • Membaca Ulang Sebab Munculnya Daesh di Irak

    Membaca Ulang Sebab Munculnya Daesh di Irak

    Jul 08, 2017 05:00

    Dengan berakhirnya operasi Mosul dan pembebasan kota ini dari pendudukan kelompok teroris Daesh, dapat dikata kehidupan kelompok teroris ini di Irak telah berakhir dan tinggal sejumlah anasir mereka yang tidak terkoordinasi di sebagian daerah Irak.

  • Pertemuan Persatuan Radio dan Televisi Islam ke-9

    Pertemuan Persatuan Radio dan Televisi Islam ke-9

    Jul 06, 2017 04:57

    Sidang umum Persatuan Radio dan Televisi Islam (IRTVU) ke-9 digelar kota Mashhad, yang belum lama ini dinobatkan sebagai ibu kota budaya dunia Islam untuk regional Asia di luar Arab di tahun 2017 oleh ISESCO. Pada acara ini juga digelar pasar film Islam ke-7, dan pameran teknologi media massa ke-6 yang dihadiri para direktur jaringan televisi dan radio Islam, serta tamu undangan yang datang dari berbagai negara dunia.

  • Penyelundupan Manusia, Rapor Merah AS

    Penyelundupan Manusia, Rapor Merah AS

    Jul 05, 2017 05:17

    Kementerian luar negeri AS dalam laporan yang disampaikan pekan lalu menuding Republik Islam Iran tidak memperhatikan masalah standar yang diperlukan untuk memberantas perdagangan manusia.  Departemen luar negeri AS dalam laporan tahunannya membagi negara-negara dunia berdasarkan level kategori dalam penanganan masalah perdagangan manusia.

  • Topeng HAM AS

    Topeng HAM AS

    Jul 04, 2017 05:22

    Selama ini, AS menempatkan dirinya sebagai polisi dunia dalam berbagai masalah internasional, termasuk dalam isu hak asasi manusia dengan mengarahkan telunjuk tudingan pelanggaran HAM kepada negara lain.

  • Pesan Rahbar di Khutbah Idul Fitri

    Pesan Rahbar di Khutbah Idul Fitri

    Jul 02, 2017 05:02

    Rakyat Muslim Iran setelah berpuasa selama satu bulan penuh, hari Senin (26/6) menunaikan shalat Idul Fitri di di Mushalla Besar Imam Khomeini di Tehran yang diimami oleh Ayatullah Ali Khamenei, rahbar atau pemimpin besar Revolusi Islam. Di hari raya besar dan hari raya setelah satu bulan berpuasa serta ketaatan kepada Allah Swt, rakyat Iran baik di desa maupun kota menunaikan shalat Idul Fitri sesuai dengan perintah Tuhan sunnah Rasulullah Saw.

  • Ekonomi Resistif  dalam Perspektif  Rahbar

    Ekonomi Resistif  dalam Perspektif  Rahbar

    Jul 01, 2017 07:10

    Pada awal tahun 1396 Hُ, yang bertepatan  dengan 21 Maret 2016, Pemimpin besar Revolusi Islam Iran mencanangkan Slogan “Ekonomi Resistif: Produksi dan Lapangan Kerja” untuk tahun yang sekarang masih berjalan ini. Dalam pidatonya, Ayatullah Udzma Sayid Ali Khamenei menjelaskan berbagai masalah penting berkaitan dengan isu utama tentang ekonomi resistif, terutama peluang dan tantangannya.

  • Menyorot Kudeta di Keluarga Al Saud

    Menyorot Kudeta di Keluarga Al Saud

    Jun 29, 2017 05:53

    Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz akhirnya mencopot keponakannya, Mohammad bin Nayef dari posisi putra mahkota dan mengangkat anaknya, Mohammad bin Salman menempati posisi tersebut. Penunjukan Mohammad bin Salman sebagai putra mahkota baru Arab Saudi dan pencopotan Mohammad bin Nayef memang sudah diprediksikan sebelumnya. Mekanisme proses pengangkatan Mohammad bin Salman sebagai putra mahkota merupakan isu yang menunjukkan betapa Arab Saudi sangat jauh dari demokrasi.