Lintasan Sejarah 23 April 2023
Hari ini, Minggu, 23 April 2023 bertepatan dengan 2 Syawal 1444 Hijriah Qamariah atau menurut kalender nasional Iran tanggal 3 Ordibehesht 1402 Hijriah Syamsiah. Berikut kami hadirkan beberapa peristiwa bersejarah yang terjadi pada hari ini.
Peringatan Hari Syeikh Bahai
Tanggal 3 Ordibehesht di Iran adalah hari peringatan Syeikh Baha'i, seorang alim, faqih dan hakim.
Syeikh Baha'i merupakan murid Syahid Tsani dan merupakan kebanggaan dunia Islam. Selama hidupnya, Syeikh Baha'i telah melakukan perjalanan ke banyak negara dan belajar kepada guru-guru besar yang mengantarnya menjadi ulama yang menguasai banyak disiplin ilmu.
Syeikh Baha'i meninggalkan sekitar 100 karya tak ternilai di pelbagai bidang ilmu, tanpa lupa mendidik banyak murid yang di kemudian hari menjadi ulama besar di bidangnya seperti Mulla Sadra Shirazi, Mulla Mohsen Feiz Kashani, Fayyaz Lahiji, Muhaqqiq Sabzavari, Sayid Hassan Karaki, Sayid Majid Bahrani dan Mullah Mohammad Taqi Majlesi.
Syeikh Baha'i tiba di Iran ketika masih kecil, tapi di masa itu pula beliau menunjukkan kecenderungan luar biasa untuk menguasai Bahasa Persia dan akhirnya beliau berhasil menguasai percakapan, terjemah dan menulis dengan baik dalam bahasa Persia.
Abu Bakar Niqasy Meninggal Dunia
Tanggal 2 Syawal 604 HQ, Abu Bakar Niqasy, mufassir dan ahli hadis asal Irak meninggal dunia.
Sejak usia muda, Abu Bakar Niqasy telah menimba ilmu dari sejumlah guru besar di masa itu. Niqasy juga melakukan perjalanan ke berbagai negeri Islam. Abu Bakar Niqasy dikenal sebagai ulama ahli tafsir dan hadis besar yang meninggalkan banyak karya.
Ibnu Nadim dalam kitab Al-Fihrits-nya menyebutkan banyak kitab yang ditulis oleh Abu Bakar Niqasy. Meski demikian, dari semua karya tersebut hanya kitab tafsir Syifaush-Shadr yang mewarnai kepustakaan umat Islam.
Max Planck Lahir
Tanggal 23 April tahun 1858, Max Planck, seorang fisikawan terkenal penemu teori kuantum, terlahir ke dunia di Kiel, Jerman.
Planck belajar diUniversitas Munich dan Berlin, dan pada tahun 1879, ia menerima gelar doktor di bidang filsafat. Ia kemudian mengajar di berbagai universitas dan melakukan berbagai penelitian di bidang fisika.
Penelitian Planck yang paling terkenal adalah dalam proses radiasi dan ia menemukan adanya elektromagnetik di alam. Dari studi ini, Planck terarah kepada problem distribusi energi dalam spektrum yang penuh radiasi. Planck kemudian berhasil menemukan bahwa energi suatu paket radiasi sebanding dengan frekuensi radiasi yang dihubungkan oleh angka konstant, yang diberi nama sebagai konstanta Planck.
Teorinya yang paling terkenal adalah Teori Kuantum, yang menyatakan bahwa cahaya dan bentuk radiasi electromagnet lainnya dipancarkan dan diserap dalam bentuk energi yang disebut kuantum. Planck meninggal dunia tahun 1947.