Lintasan Sejarah 25 Juni 2017
Hari ini, Ahad tanggal 25 Juni 2017 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 30 Ramadhan 1438 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 4 Tir 1396 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.
Para Bekas Budak AS Tiba di Liberia
195 tahun yang lalu, tanggal 25 Juni 1822, para budak kulit hitam di Amerika Serikat yang telah dibebaskan, kembali ke tanah air mereka, Afrika.
AS membeli daerah di barat daya pantai Afrika untuk dijadikan tempat penyaluran para budak yang telah dibebaskan dan memberinya nama Monrovia sebagai penghormatan atas presiden AS, James Monroe.
Sejak tahun 1824, nama Liberia mulai digunakan dan Monrovia dijadikan pusat pemerintahan. Awalnya, Liberia berstatus sebagai salah satu negara bagian dari AS. Akhirnya pada tahun 1947, Joseph Roberts, Gubernur Liberia dan bekas budak dari Virginia, memproklamasikan kemerdekaan Liberia dan menjadi presiden pertama.
SAVAK Pindahkan Imam Khomeini ke Pangkalan Militer Eshrat Abad
54 tahun yang lalu, tanggal 4 Tir 1342 HS, Imam Khomeini dipindahkan ke pangkalan militer Eshrat Abad dan di tempat ini Imam ditahan selama 40 hari.
Selama itu, selain Imam tetap melakukan ibadah kesehariannya, beliau menelaah buku-buku tentang Revolusi Konstitusi, kemerdekaan India, Indonesia dan lain-lain.
Selama ditahan di pangkalan militer ini, sejumlah ulama, termasuk kakak Imam berhasil menemui beliau di sana. Dalam pertemuan ini, secara tidak langsung beliau memahami tentang hijrahnya ulama dari kota-kota ke Tehran. Selain itu, setelah mengetahui diliburkannya pasar dan pelajaran hauzah, beliau langsung memerintahkan untuk kembali membuka pasar dan memulai pelajaran hauzah.
Mozambik Merdeka
42 tahun yang lalu, tanggal 25 Juni 1975, Mozambik, sebuah negara di Afrika tenggara, memproklamasikan kemerdekaannya.
Pada akhir abad ke-15, sekelompok pelaut Portugis di bawah pimpinan Vasco da Gama tiba di Mozambik dan sejak saat itu dimulailah penjajahan Portugis atas Mozambik yang terus berlangsung hingga lima abad kemudian.
Mozambik merupakan salah satu kawasan dengan hasil bumi terkaya di Afrika, namun kekayaan alam itu habis-habisan dikuras oleh bangsa Portugis.
Sejak tahun 1964, gerakan kemerdekaan rakyat Mozambik menjadi semakin terorganisasi sampai akhirnya pada tahun 1974, Front Pembebasan Mozambik atau "Frelimo" dan Portugis menandatangani kesepakatan untuk mempersiapkan kemerdekaan Mozambik. Setahun kemudian, barulah negara itu meraih kemerdekaannya.
Serangan Bom Kimia Saddam di Kep. Majnun
29 tahun yang lalu tanggal 25 Juni 1988, dalam agresi militernya ke Iran, tentara Irak mengerahkan pesawat tempurnya ke kepulauan Majnun dan menghujani pasukan Iran di pulau tersebut dengan bom kimia.
Dalam serangan yang sangat tidak manusiawi ini, ratusan tentara Iran gugur syahid atau luka-luka.
Selama era perang Irak-Iran yang berlangsung delapan tahun, tentara Irak minimalnya melakukan 200 kali serangan dengan menggunakan senjata kimia dan menyebabkan 30.000 tentara dan warga sipil Iran gugur syahid atau luka-luka.
Dalam pengembangan senjata kimianya tersebut, rezim Saddam mendapat bantuan dana dan teknologi dari negara-negara Barat, khususnya AS dan Inggris. Kedua negara ini kemudian dengan alasan untuk memberantas senjata pembunuh massal, pada bulan Maret 2003 menyerang Irak dan menggulingkan rezim Saddam.
Kroasia Merdeka
26 tahun yang lalu, tanggal 25 Juni tahun 1991, Kroasia memproklamasikan kemerdekaannya dari Yugoslavia.
Setelah runtuhnya imperium Austria dan Hongaria, pada tahun 1929, didirikanlah negara federasi Yugoslavia yang terdiri dari enam negara bagian, yaitu Serbia, Kroasia, Bosnia, Herzegovina, Macedonia dan Slovenia. Dalam negara federasi Yugoslavia, etnis Serbia memiliki pengaruh dan kekuasaan yang paling besar sehingga menimbulkan kecemburuan dari etnis-etnis lainnya.
Setelah tumbangnya Uni Soviet, rasa nasionalisme negara-negara bagian di Yugoslavia semakin meningkat dan Kroasia pun mengadakan referendum. Hasilnya, rakyat Kroasia menghendaki didirikannya negara independen yang terpisah dari Yugoslavia. Sebagai reaksi, tentara Yugoslavia menyerang Kroasia. Namun atas perlawanan kuat rakyat Kroasia yang didukung negara-negara Barat, akhirnya Yugoslavia menghentikan serangannya dan mengakui kemerdekaan Kroasia.