Jul 27, 2017 02:47 Asia/Jakarta

Hari ini, Kamis tanggal 27 Juli 2017 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 3 Dzulqadah 1438 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 5 Mordad 1396 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.

Ibnu Munir Terlahir

818 tahun yang lalu, tanggal 3 Dzulqadah 620 HQ, Ibnu Munir, seorang ahli fiqih dan tafsir dari Mesir terlahir di Iskandaria.

Ibnu Munir belajar ilmu-ilmu dasar dari ayahnya sendiri sebelum kemudian menimba dan menekuni ilmu agama dalam berbagai bidangnya, termasuk fikih, ulumul Quran, dan sastera Arab dari guru-guru kesohor pada zamannya.

Dalam hidupnya, Ibnu Munir memegang berbagai jabatan, termasuk sebagai Qadhi. Dia wafat di Iskandaria pada usia ke 63 dan dimakamkan di area sebuah masjid yang belakangan tenar dengan nama Masjid Jami' Al-Munir.

Ulama ini meninggal berbagai karya tulis di bidang tafsir aAl-Quran dan beberapa bidang ilmu keislaman lainnya. Sebagian dari karyanya berkali-kali dicetak ulang di Kairo, ibu kota Mesir.

Kawasan Polandia Dibagi Menjadi Tiga Bagian

245 tahun yang lalu, tanggal 27 Juli 1772, untuk pertama kalinya negara Polandia dipecah menjadi tiga kawasan dan dibagi-bagikan kepada tiga kekuatan besar saat itu, yaitu Rusia, Austria, dan Prusia.

Saat itu, ketiga negara mengemukakan alasan bahwa proses pembagian wilayah kekuasaan itu dilakukan untuk mencegah Polandia dari kerusakan dan keruntuhan.

Sepanjang sejarah, Polandia yang kini menjadi salah satu negara di kawasan Eropa timur, pernah dipecah-pecah oleh kekuatan asing sebanyak empat kali.

Maximilian Robespierre Dihukum Mati

224 tahun yang lalu, tanggal 27 Juli 1793, Maximilian Robespierre, seorang tokoh revolusi Perancis yang kejam beserta beberapa orang pengikut setianya dihukum mati.

Peristiwa hari itu menandai berakhirnya masa revolusi menakutkan dengan Robespierre sebagai ketua pengadilan revolusi Perancis. Masa menakutkan itu sebenarnya hanya berlangsung satu tahun. Akan tetapi, dalam jangka waktu yang tidak lama itu, ratusan ribu nyawa orang Perancis melayang dihukum mati dengan tuduhan melakukan kegiatan kontra revolusi.

Awalnya, Robespierre mendapatkan mandat untuk membentuk sebuah pengadilan dengan tujuan menjaga revolusi yang baru saja berhasil dibuat oleh rakyat Perancis. Mandat itu diperolehnya dari Majelis Konvensi yang memiliki kewenangan untuk mengatur seluruh urusan dalam negeri.

Robespierre kemudian menyalahgunakan mandatnya ini untuk memperoleh kekuasaan atas seluruh Perancis. Ia kemudian menjatuhkan vonis hukuman mati kepada siapa saja yang dianggapnya menghambat ambisinya. Tercatat lebih dari 120 ribu warga Perancis dibunuh, termasuk sejumlah cendekiawan dan sastrawan terkenal Perancis.

Vincent Van Gogh Meninggal Dunia

127 tahun yang lalu, tanggal 27 Juli 1890, Vincent Van Gogh, seorang pelukis legendaris asal Belanda meninggal dunia.

Van Gogh terlahir ke dunia tahun 1853, dan selama hidupnya, ia telah melakukan perjalanan ke sejumlah kawasan dunia, meskipun sebenarnya ia menjalani kehidupan dengan penuh penderitaan.

Ia menjadi pelukis terjenal karena keberaniannya untuk mengubah-ubah teknik perpaduan warna klasik. Di antara karyanya yang terkenal adalah lukisan berjudul "Bunga Matahari", yang hingga kini menjadi lukisan termahal sedunia.

Mohammad Reza Pahlevi Meninggal

37 tahun yang lalu, tanggal 5 Mordad 1359 HS, Mohammad Reza Pahlevi, anak mantan pendiri dinasti Pahlevi yang menjadi diktator di Iran selama puluhan tahun, meninggal dunia di Kairo, Mesir.

Reza Pahlevi yang dikenal dengan nama Reza Khan, terlahir ke dunia pada tahun 1298HS di Tehran dan setelah dibentuknya dinasti Pahlevi oleh Reza Khan Mirpanj, Mohammad Reza menjadi putra mahkota dan posisinya tetap dipertahankan hingga tahun 1320 HS.

Ketika pasukan Sekutu tiba di Iran dan dilengserkannya Reza Khan lalu diasingkan ke Afrika Selatan, negara-negara arogan Barat menetapkan Mohammad Reza yang lebih patuh kepada mereka sebagai raja Iran dan sejak saat itu Mohammad Reza menjadi Shah Iran.

Sebelum kudeta 28 Mordad 1332, Inggris sangat berpengaruh di Iran. Namun setelah kudeta, Amerika yang memiliki pengaruh dominan di Iran dan mendikte Shah Iran untuk menyetujui segala yang berbau kepentingan Amerika.