Sep 03, 2017 05:06 Asia/Jakarta

Hari ini, Ahad tanggal 3 September 2017 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 12 Dzulhijjah 1438 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 12 Shahrivar 1396 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.

Kelahiran Hakim Sanai Ghaznavi

965 tahun yang lalu, Tanggal 12 Dzulhijjah 473 HQ Hakim Abu al-Majd Majdud bin Adam Sanai Ghaznavi, penyair terkenal Iran terlahir ke dunia di kota Ghazni.

Guru besar syair Persia ini sejak masa mudanya telah melantunkan syair. Pada awalnya ia mengucapkan syair memuji tokoh dan orang-orang besar di masanya. Namun setelah itu terjadi perubahan besar dalam dirinya saat pergi ke Baitullah, Ka'bah untuk melakukan haji. Hakim Sanai di Mekah melantunkan syair yang berisikan kerinduan melihat Kabah dan menziarahi kota Mekah.

Setelah kembali dari Mekah, untuk beberapa lama ia tinggal di kota Balkh dan kota-kota lainnya. Karya-karya syairnya yang masih tertinggal adalah puisi-puisi yang dilantunkannya saat berada di Khorasan dan Balkh yang menambah kemasyhuran kota Balkh.

Setelah kembali ke kota asalnya, Ghazni, Hakim Sanai menyelesaikan matsnawinya yang terkenal "Hadiqah al-Haqiqah". Kumpulan "Sair al-Ibad ila al-Ma'ad" adalah karyanya yang gemilang mendemonstrasikan kemampuan syair dengan gaya Khorasan. Matsnawi Thariq al-Tahqiq yang dibuat setara dengan Hadiqah al-Haqiqah berhasil diselesaikannya pada tahun 528 Hq. Karya lainnya adalah "Aql Nameh, Eshq Name dan Tajribah al-Ilm".

Raisali Delavari Gugur

102 tahun yang lalu, tanggal 3 September 1915, Raisali Delavari, pemimpin perjuangan melawan penjajahan Inggris di Iran, gugur syahid.

Pada awal Perang Dunia Pertama, tentara Rusia dari utara dan tentara Inggris dari selatan, berusaha menduduki Iran. Pada masa itu, Raisali Delavari memimpin perlawanan rakyat atas fatwa para ulama yang mewajibkan jihad demi mempertahankan negara.

Raisali dan pasukannya yang gagah berani berkali-kali berhasil mematahkan serangan tentara Inggris yang berniat menguasai pelabuhan Bushehr. Perjuangan rakyat Tangestan yang terletak di dekat Bushehr itu, berlangsung hingga tujuh tahun.

Profesor Mahmoud Hesabi Meninggal Dunia

25 tahun yang lalu, tanggal 12 Shahrivar 1371 HS, Profesor Hesabi meninggal dunia di usia 90 tahun dan dikuburkan di kota Tafresh.

Dr Mahmoud Hesabi, putra Abbas Hesabi "Mo'ez al-Sultaneh", lahir di Teheran, 1281 Hs. Pendidikan dasarnya di sekolah Perancis di Beirut bernama "Ferrer", dan lulus sekolah menengah di American College of Beyrut, dan mengambil sarjana mudanya dari sana. Dr Hesabi dikenal sebagai listrik insinyur di Paris Electric High School dan mendapat gelar Ph.D. di bidang Fisika dari Universitas Sorbonne, Perancis. Ia beberapa kali melakukan perjalanan ke Perancis, Inggris dan Amerika.

Karya Dr Hesabi adalah: Sensitiveness of photoelectric cells (dalam bahasa Perancis), Our way (dalam bahasa Perancis), Iranian Names (dalam bahasa Persia), "Physical Eyes" untuk siswa fisika, dan beberapa esai tentang Inggris, Perancis dan Amerika di majalah fisika, tentang struktur elemen dasar dari atom.

Ia adalah anggota dari Dewan Lembaga Atom Chicago. Ia belajar Quran oleh ibunya sebelum usia 7 dan kemudian buku puisi Hafez dan Gulistan dan Bustan milik Sa'di.

Dia adalah seorang mahasiswa yang sukses. Selama belajar nya di universitas ia mendapat 8 derajat (BA, MA, dan Ph.D.) literatur, insinyur sipil, kedokteran, matematika, astronomi, biologi, insinyur listrik, insinyur tambang dan fisika Ph.D. dengan tingkat pertama, hanya selama tujuh tahun.