Lintasan Sejarah 25 Oktober 2017
Hari ini, Rabu tanggal 25 Oktober 2017 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 5 Shafar 1439 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 3 Aban 1396 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.
Syahadah Sayidah Ruqayah as
1378 tahun yang lalu, tanggal 5 Shafar 61 HQ, Sayidah Ruqayah as gugur syahid.
Ruqayah Khatun atau Fathimah binti al-Husein yang lebih dikenal dengan Fathimah Shaghirah, anak perempuan paling kecil Imam Husein as dari ibu Ummu Ishaq binti Thalhah atau Shah Zanan. Sekaitan dengan usia beliau ketika gugur syahid ada yang menyebut 3, 4, 5 dan 7 tahun. Imam Husein as sangat menyayanginya dan Ruqayah juga sangat dekat dengan ayahnya.
Ruqayah as bersama ayah, saudara, paman dan keluarga Nabi Muhammad Saw pergi ke Karbala. Setelah syahadah Imam Husein as dan para sahabatnya, Ruqayah as bersama keluarga Imam Husein as dan rombongan ditawan oleh pasukan Yazid. Mereka digiring dari Kufah hingga Syam.
Selama di Syam, Ruqayah as setiap harinya menangis karena ditinggal ayahnya dan senantisa mencari ayahnya. Banyak yang menukil bahwa ketika berada di sebuah tempat reruntuhan di Syam, Ruqayah as melihat kepala ayahnya dan berbicara dengannya. Setelah itu beliau mencium biri ayahnya dan pingsan akibat terlalu banyak menangis. Ketika orang di sekelilingnya berusaha menggerakkannya, mereka menemukannya telah meninggal pada 5 Shafar 61 HQ.
Kini, makam suci Ruqayah di Damaskus, Suriah menjadi tempat ziarah Syiah. Makam suci ini terletak 300 meter timur laut masjid Umawi.
Kaum Komunis Meraih Kekuasaan di Rusia
100 tahun yang lalu, tanggal 25 Oktober 1917, kaum komunis di Rusia meraih kekuasaannya. Rakyat Rusia selama bertahun-tahun berjuang melawan para kaisarnya yang kejam dan despotik.
Secara bertahap, perjuangan ini meluas hingga ke kalangan miskin Rusia, seperti buruh dan penduduk desa. Akhirnya, kelompok komunis dengan menduduki pusat-pusat dan lembaga-lembaga pemerintah, berhasil meraih kekuasaannya.
Pada akhir tahun 1980-an, pemerintahan komunis bubar setelah tujuh dekade berkuasa di Uni Soviet. Negara-negara yang selama ini bergabung dengan Soviet dan berada di bawah kontrol pemerintah pusat di Rusia, satu persatu memisahkan diri dan mengumumkan kemerdekaannya.
Meninggalnya Fereydoun Moshiri, Penyair Terkenal Iran
17 tahun yang lalu, tanggal 3 Aban 1379 HS, Fereydon Moshiri, penyair terkenal Iran setelah bertahun-tahun menanggung penyakit yang dideritanya meninggal dunia dini hari Jumat di Tehran dalam usia 74 tahun.
Fereydoun Moshiri terlahir di Tehran tanggal 30 Shahrivar 1305 yang bertepatan dengan tanggal 21 September 1926. Tahun pertama dan kedua di sekolah dasar dilaluinya di Tehran. Tidak lama kemudian Ia mengikuti ayahnya yang dipindahtugaskan ke kota Mashad. Namun beberapa tahun kemudian ia dan keluarga kembali lagi ke Tehran. Tahun pertama sekolah menengah atasnya dilalui di sekolah Dar al-Fonoun dan setelah itu ia pindah ke sekolah Adib.
Fereydoun Moshiri telah mulai membaca syair sejak remaja kira-kira pada usia 15 tahun. Kumpulan pertama syair-syairnya dicetak tahun 1334 HS pada usia 28 tahun dengan judul Teshneh Toufan yang diberi pengantar oleh Mohammad Hossein Shahriar dan Ali Dashti.
Karyanya yang paling terkenal adalah syair yang bernama Koucheh yang dicetak di majalah Roushanfekr edisi Ordibehest 1339. Koucheh merupakan puisi terindah dan romantis dalam puisi baru bahasa Persia.
Fereydoun Moshiri pada tahun 1333 HS menikah dengan Eghbal Akhavan dan memiliki dua anak bernama Babak dan Bahar.