Nov 03, 2017 08:04 Asia/Jakarta

Hari ini, Kamis tanggal 2 November 2017 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 13 Shafar 1439 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 11 Aban 1396 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.

Muhammad bin Abu Bakar Gugur Syahid

1401 tahun yang lalu, tanggal 14 Shafar 38 HQ, Muhammad bin Abu Bakar gugur syahid di Mesir.

Muhammad bin Abu Bakar bin Abu Quhafah, seorang sahabat dekat Imam Ali as. Ibunya bernama Asma binti Umais yang menikah dengan Imam Ali as pasca meninggalnya Abu Bakar. Imam Ali as mendidik Muhammad bin Abu Bakar sejak kecil dan hal ini menumbuhkan cintanya kepada beliau, sehingga ia menjadi sahabat dekat dan khusus Imam Ali as.

Muhammad bin Abu Bakar ikut Perang Jamal bersama pasukan Imam Ali as dan ia dipilih sebagai gubernur Mesir. Pada saat yang sama, pasukan Muawiyah yang dipimpin oleh Amr bin Ash memprovokasi masyarakat untuk bangkit melawan pemerintahan Muhammad bin Abu Bakar. Perang terjadi begitu dahsyatnya dan perlahan-lahan pasukan Muhammad bin Abu Bakar menjadi lemah. Akhirnya Muhammad bin Abu Bakar ditahan dan pada 14 Shafar 38 HQ, ia dibunuh dengan cara yang keji.

Muhammad bin Abu Bakar terkenal dengan keberaniannya. Ia juga seorang yang berilmu, zuhud dan abid. Ketika Imam Ali as mendengar berita syahadahnya, beliau terlihat begitu sedih dan dalam khutbah-khutbahnya beliau banyak menyebut keutamaan Muhammad bin Abu Bakar.

Ayatullah Mirza Hossein Hosseini Wafat

109 tahun yang lalu, tanggal 12 Aban 1287 HS,  Ayatullah Mirza Hossein Hosseini meninggal dunia dalam usia 93 tahun dan dikuburkan di kota Najaf al-Asyraf, Irak.

Ayatullah Mirza Hossein Hosseini yang lebih dikenal dengan sebutan Mirza Hossein Mirza Khalil lahir sekitar tahun 1194 HS di kota Najaf, Irak. Setelah belajar ilmu-ilmu agama tingkat pendahuluan dan menengah kepada ayah dan saudaranya, ia kemudian belajar kepada guru-guru besar seperti Sheikh Mohammad Hassan Najafi, penulis al-Jawahir dan Sheikh Murtadha al-Anshari, sehingga mencapai derajat keilmuan yang tinggi sebagai mujtahid dan marji Syiah.

Pasca wafatnya Mirza Bozourgh Shirazi, Ayatullah Mirza Khalil menjadi marji tertinggi Syiah dan kebanyakan Syiah Iran, Irak, Lebanon, India dan sebagian negara-negara Islam lainnya merujuk kepada beliau. Ayatullah Mirza Khalil bahkan menjadi pemimpin Hauzah Ilmiah Najaf al-Asyraf.

Ayatullah Mirza Khalil menghabiskan waktunya dengan mengajar dan berhasil mendidik puluhan murid yang kelak menjadi tokoh dunia Syiah. Dalam proses Revolusi Konstitusi, beliau bersama ulama besar lainnya seperti Akhond Mollah Mohammad Kazem Khorasani dan Mirza Abdullah Mazandarani menjadi tiga pilar kepemimpinan kebangkitan ini di Najaf. Beliau tetap menjadi pendukung gerakan Revolusi Konstitusi selama gerakan ini belum terjadi penyimpangan.

Ayatullah Mirza Khalil banyak meninggalkan karya ilmiah seperti Kitabun fi al-Ijarah, Kitabun fi al-‘Ashb, Syarah Najat al-‘Ibad dan lain-lain.

Tentara Israel Menyerang Khan Yunes

61 tahun yang lalu, tanggal 3 November 1956, dalam era perang Mesir-Israel, tentara Israel menyerang kota Khan Yunes di Jalur Gaza dan membunuh massal warga kota itu.

Setelah menduduki kota ini, tentara Israel kemudian membunuh 25 tentara Mesir. Kekejaman mereka masih belum berhenti sampai di sana, karena kemudian mereka menyerang rumah sakit kota Khan Yunes. Seluruh pasien, perawat dan para dokter di rumah sakit itu gugur syahid dalam serangan itu. Selanjutnya, tentara Israel meledakkan sebuah tempat perlindungan yang berisi puluhan wanita dan anak-anak.

Secara keseluruhan, korban yang tewas dalam serangan keji Zionis ini mencapai 275 orang.