Nov 05, 2017 08:38 Asia/Jakarta

Hari ini, Ahad tanggal 5 November 2017 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 16 Shafar 1439 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 14 Aban 1396 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.

Jerman Duduki Kawasan Selatan Iran

103 tahun yang lalu, tanggal 14 Aban 1293 HS, pasukan Jerman menduduki kawasan selatan Iran.

Dengan dimulainya Perang Dunia I dan pengaruhnya terhadap negara-negara di dunia, khususnya, Iran yang secara geografis berdekatan dengan Rusia dan Dinasti Ottoman sebagai dua negara yang bertikai membuat morat-marit kondisi dalam negeri Iran.

Pada waktu itu Iran menyatakan sikapnya tidak mendukung satu pihak manapun dalam Perang Dunia I. Tapi kawasan utara Iran diserang oleh pasukan Rusia, sementara Dinasti Ottoman mengagresi daerah Barat Daya Iran. Dua negara ini berperang di daerah Iran untuk memperebutkan Azerbaijan.

Sementara negara Inggris dengan mengerahkan sejumlah kapal perangnya berhasil menduduki kawasan selatan Iran. Negara Jerman sendiri tidak mau ketinggalan. Dengan alasan ingin melindungi warganya di Iran, mereka membentuk pasukan dan memobilisasi masyarakat yang condong membela Jerman. Beberapa waktu setelah itu, pada 14 Aban 1293 Hs, pasukan Jerman memasuki Iran dari daerah selatan dan menyerang warga sipil.

Penyerangan berkali-kali ke daerah-daerah Iran hanya menghasilkan pembantaian, kelaparan dan penjarahan harta milik rakyat.

Wafatnya Ayatullah Mujtahid Tabrizi

102 tahun yang lalu, tanggal 16 Shafar 1337 HQ, Ayatullah Mujtahid Tabrisi meninggal dunia.

Mirza Musthafa Mujtahid Tabrizi, ulama besar kota Tabriz, Iran dikenal dengan kecerdasannya yang luar biasa, dibarengi akhlak mulia. Mirza Mujtahid Tabrizi lahir dalam keluarga agamis.

Bagi semua ulama yang semasa dengannya, kecakapan Ayatollah Mujtahid Tabrizi dalam ilmu fiqih, ushul fiqih, perbintangan, matematika, puisi dan sastra termasuk di atas rata-rata. Beliau menyelesaikan pendidikan dasarnya di Iran dan kemudian menuntut ilmu di Najaf, Irak dan mengikuti kuliah Akhond Khorasani, Syeikh al-Syariah al-Isfahani, Sayid Muhammad Kazhim Yazdi dan guru-guru besar lainnya.

Buku al-Ghurudh, Catatan atas Kifayah al-Ushul dan al-Libas al-Masykuk merupakan sebagian dari karya-karyanya.

Wabah Influenza di Islandia

99 tahun yang lalu, tanggal 5 November 1918, wabah influenza mulai menyebar di Islandia yang dicurigai dibawa oleh para penumpang kapal Botnia dari Denmark.

Banyak orang jatuh sakit pada beberapa hari pertama dan secara cepat penyakit ini menyebar di Islandia. Dalam dua minggu saja, di kota Reykjavik, ibu kota Islandia, 10.000 orang tewas akibat penyakit ini.

Tahun 1918-1819 adalah tahun ketika wabah influenza menyebar luas di Eropa. Pada musim semi tahun 1918, penyakit tersebut menyebar di Perancis dan dikenal dengan nama Flu Spanyol. Pada musim panas tahun itu, di Amerika, ribuan tentara tewas akibat flu Spanyol ini.

Pada akhir musim panas, influenza menyebar ke Jerman dan lebih dari 400.000 warga Jerman tewas. Di Inggris, influenza mulai muncul pada bulan Mei 1918 dan menyebar dengan cepat hingga menewaskan 228.000 orang. Diperkirakan, di seluruh dunia lebih dari 70 juta orang tewas akibat wabah ini.