Lintasan Sejarah 7 November 2017
Hari ini, Selasa tanggal 7 November 2017 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 18 Shafar 1439 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 16 Aban 1396 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.
Uwais Al-Qarni Gugur Syahid
1402 tahun yang lalu, tanggal 18 Shafar 37 HQ, Uwais Al-Qarni, seorang sahabat besar Imam Ali as gugur syahid dalam perang Shiffin. Ia berasal dari Qarn, sebuah kawasan sekitar Yaman.
Uwais memeluk agama Islam pada masa Rasulullah masih hidup. Akan tetapi, ia tidak pernah bertemu dengan junjungannya itu karena harus menjaga ibundanya yang sakit keras. Meskipun tidak pernah bertemu dengan Rasulullah, kecintaan Uwais terhadap Nabi yang mulia berikut ajaran suci yang dibawa Rasulullah sangatlah tinggi.
Rasulullah Saw juga berkali-kali menyebut Uwais sebagai seorang muslim yang sangat hebat. Uwais baru mendapatkan kesempatan untuk datang ke Madinah setelah Rasul wafat. Uwais kemudian bergabung dengan para sahabat Rasulullah yang setia dan memberikan kontribusi besar dalam penegakan agama Islam.
Ketika pecah perang Shiffin antara pasukan Imam Ali as dan Muawiyah, Uwais turut membela Imam Ali. Di perang inilah Uwais menjemput syahadah.
Marie Curie Lahir
150 tahun yang lalu, tanggal 7 November 1867, Maria Sklodowska yang terkenal dengan nama Marie Curie, dilahirkan di Warsawa, Polandia.
Ayahnya adalah seorang guru sekolah menengah dan Marie Curie mendapat pendidikan menengah dari ayahnya sendiri. Pada tahun 1891, Marie Curie melanjutkan pendidikan ke Universitas Sorbonne, Perancis. Tiga tahun kemudian, ia bertemu dan menikah dengan Pierre Currie, seorang profesor fisika Perancis. Kedua suami istri itu kemudian bersama-sama melakukan berbagai penelitian di bidang fisika dan kimia dalam kondisi laboraturium yang sangat menyedihkan dan keuangan yang sulit.
Penemuan radioaktif oleh Henry Becquerel pada tahun 1896, telah memberi inspirasi kepada mereka berdua untuk menganalisis pemisahan plonium dan radium. Sepeninggal Pierre Curie, Marie Curie diangkat sebagai profesor di Fakultas Ilmu Sorbonne, dan menjadi wanita pertama yang meraih posisi ini. Marie Curie dianugerahi Nobel dua kali, yaitu di bidang fisika dan kimia. Ia meninggal dunia tahun 1934.
Imam Khomeini Reaksi Pembantaian Pelajar Pada 13 Aban
39 tahun yang lalu, tanggal 16 Aban 1357 HS, Imam Khomeini ra mereaksi pembataian pelajar pada 13 Aban dan mengirim pesan kepada rakyat Iran.
Akibat pembantaian pelajar dan mahasiwa muslim Iran pada 13 Aban 1357HS dan tiga hari setelahnya 16 Aban 1357, Imam Khomeini ra mengeluarkan pesan bersejarah.
Imam Khomeini ra mengatakan, "Saya berduka menyaksikan kejahatan terbaru yang dilakukan di universitas-universitas terhadap generasi Islam. Saya berterima kasih kepada para mahasiswa yang berdiri tegar mengorbankan dirinya di jalan Islam dan negara menghadapi Shah dengan tangan terkepal dan mengutuknya."
Demonstrasi Menentang Pemerintahan Militer Azhari
39 tahun yang lalu, tanggal 16 Aban 1357 HS, rakyat Iran di berbagai penjuru negara ini, mengadakan demonstrasi menentang pemerintahan militer Azhari yang baru saja berdiri atas dukungan rezim Shah Pahlevi dan Amerika.
Rakyat Iran saat itu mengeluarkan resolusi bahwa perubahan pemerintahan yang hanya bersifat kamuflase tidak akan bisa menghentikan Revolusi Islam.
Tiga hari sebelumnya, para pelajar dan mahasiswa Iran juga mengadakan demonstrasi besar-besaran, yang dihadapi rezim Shah dengan senjata. Akibatnya, sejumlah pelajar dan mahasiswa gugur syahid dalam demonstrasi tersebut.