Nov 09, 2017 09:08 Asia/Jakarta

Hari ini, Kamis tanggal 9 November 2017 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 20 Shafar 1439 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 18 Aban 1396 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.

Arbain Syahadah Imam Husein

1378 tahun yang lalu, tanggal 20 Shafar 61 HQ, kafilah keluarga Rasulullah yang selamat dari tragedi Asyura kembali ke Karbala.

Peristiwa ini terjadi tepat 40 hari setelah tragedi itu berlangsung. Tanggal 20 Shafar kemudian dikenang oleh para pengikut Ahli Bait sebagai hari "Arbain" atau hari ke-40.

Berdasarkan catatan sejarah,  setelah berlangsungnya tragedi pahit Asyura,  kafilah keluarga Rasulullah yang tersisa, di antaranya Imam Zainal Abidin yang saat itu tengah sakit keras dan putranya Imam Baqir, beserta kaum perempuan, digiring oleh pasukan Ibnu Ziyad sebagai tawanan. Di Kufah, mereka menggugah kesadaran masyarakat tentang hakikat yang sebenarnya terjadi di Karbala. Sebagaimana yang dicatat secara cermat oleh para sejarawan, terjadi banyak distorsi yang dibuat oleh Ibnu Ziyad dalam menutup-nutupi hakikat perjuangan Imam Husein dan sahabat-sahabatnya hingga gugur syahid di Karbala.

Rombongan keluarga Rasulullah itu kemudian dikirim ke Syam untuk dipersembahkan kepada Yazid bin Muawiyah. Sisa rombongan itu tadinya diperkirakan akan dipermalukan oleh Yazid untuk akhirnya dibunuh. Akan tetapi, kefasihan Sayidah Zainab dalam menyampaikan hakikat Karbala kepada masyarakat Syam malah membuat kaum muslimin di sana menjadi tahu kejadian yang sebenarnya. Dengan demikian, keberadaan kafilah itu di Syam hanya membuat sosok Yazid semakin dibenci. Karena itulah Yazid tidak berani membunuh sisa kafilah tersebut. Yazid akhirnya malah membebaskan keluarga Rasulullah.

Sisa keluarga Rasulullah itu akhirnya bertolak dari Syam menuju Karbala, untuk melakukan prosesi pemakaman atas jenazah para syuhada Karbala. Pada saat yang sama, dari Madinah, sahabat Rasulullah yang sudah sangat tua, Jabir bin Hayyan al-Anshari juga bertolak ke Karbala. Pada tanggal 20 Shafar, kedua rombongan itu bertemu di tanah bersejarah saksi duka nestapa keluarga Rasulullah itu.

Kesepakatan Iran-Irak Melakukan Pertukaran Tawanan

29 tahun yang lalu, tanggal 18 Aban 1367 HS, Iran dan Irak menyepakati pertukaran tawanan perang.

Belum tiga bulan dari berakhirnya perang yang dipaksakan Irak terhadap Iran dan dimulainya perundingan damai kedua pihak, untuk pertama kalinya kedua negara berhasil mencapai kemajuan dalam perundingan damai. Bahkan kedua pihak pada 18 Aban 1367 (9 November 1988) menyepakati pertukaran tawanan perang.

Menteri Luar Negeri Irak dalam perundingan ini menyetujui pembebasan tawanan yang cacat dan terluka dan menyatakan bahwa negaranya siap mengembalikan seluruh tawanan yang sakit dan cedera kepada Iran.

Akhirnya, setelah diumumkannya nama-nama tawanan yang sakit dan cacat dari kedua pihak oleh Palang Merah Internasional, pertukaran tawanan dimulai sejak hari pertama bulan Azar 1367 (22 November 1988) dan selesai tiga pekan setelahnya.

Tembok Berlin Diruntuhkan

28 tahun yang lalu, tanggal 9 November 1989, Tembok Berlin, setelah membagi kota ini selama 28 tahun menjadi Berlin Barat dan Berlin Timur, akhirnya diruntuhkan.

Setelah Perang Dunia Kedua, bagian timur Jerman dikuasai oleh Soviet dan bagian baratnya dikuasai oleh Amerika, Inggris, dan Perancis. Pada tahun 1961, meningkatnya ketidaktentraman dan pelarian penduduk Jerman Timur ke Jerman Barat, membuat pemerintah Jerman Timur dan Jerman Barat khawatir. Mereka kemudian membangun Tembok Berlin dan secara bertahap, tembok ini menjadi simbol pemisahan Jerman.

Namun, runtuhnya Uni Soviet yang juga mempengaruhi perkembangan di Jerman Timur, membuat rakyat kedua belah kota Berlin bersatu untuk menghancurkan tembok itu pada tahun 1989. Jerman kini menjadi sebuah negara yang bersatu.