Nov 20, 2017 08:08 Asia/Jakarta

Hari ini, Senin tanggal 20 November 2017 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 1 Rabiul Awal 1439 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 29 Aban 1396 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.

Rasulullah Memulai Hijrahnya

1439 tahun yang lalu, tanggal 1 Rabiul Awal tahun pertama Hijriah, tiga belas tahun sesudah diangkat sebagai rasul, Nabi Muhamad Saw memulai perjalanan beliau untuk hijrah ke kota Madinah.

Selama tiga belas tahun masa kenabiannya, Rasulullah banyak mengalami intimidasi dan gangguan yang dilancarkan oleh kaum Musyrikin kota Mekah.

Pada malam menjelang keberangkatan nabi Muhammad Saw ke Madinah, kaum Musyrikin berniat membunuh beliau. Namun, Ali bin Abi Thalib as, dengan gagah berani menyamar sebagai Rasulullah sehingga kepergian Rasulullah tidak berhasil diketahui oleh kaum Musyrikin.

Hijrahnya Rasulullah ke Madinah menandai diawalinya lembaran sejarah baru dalam perkembangan Islam. Rakyat Madinah menyambut Rasulullah dengan gembira dan tak lama kemudian terbentuklah sistem pemerintahan Islam di Madinah.

Kegagalan Revolusi Irak

97 tahun yang lalu, tanggal 20 November 1920,  revolusi besar rakyat Irak melawan Inggris berakhir dengan kegagalan.

Setelah Perang Dunia Pertama dan keruntuhan Imperium Ottoman, pemerintah Perancis dan Inggris membagi-bagi wilayah kekuasaan Ottoman di Timur Tengah. Atas dasar itu, Inggris menguasai Irak. Namun, sejak awal Inggris sudah mendapatkan perlawanan dari rakyat Irak.

Pada tahun 1920, rakyat Irak dengan pimpinan para ruhaniwan dan ulama mengadakan sebuah revolusi besar dengan tujuan untuk mengusir Inggris serta mendirikan pemerintahan Islami yang independen. Namun, revolusi ini menemui kegagalan karena dihadapi dengan represi yang sangat keras dan pembunuhan massal terhadap rakyat Irak.

Hassan Pirnia, PM Dinasti Qajar Meninggal Dunia

82 tahun yang lalu, tanggal 29 Aban 1314 HS, Hassan Pirnia, Perdana Menteri Dinasti Qajar meninggal dunia di usia 63 tahun.

Hassan Pirnia terlahir ke dunia di Tehran pada 1251 Hs. Setelah menyelesaikan pendidikannya di Perancis dan Rusia, ia menjadi penerjemah bahasa Rusia saat Mozaffar ad-Din Shah melakukan lawatan pertamanya ke Eropa. Pada tahun 1281 Hs ia kemudian diangkat menjadi Menteri Otonomi Iran di Rusia dan di masa Revolusi Konsitusi, ia mendapat tugas menyusun tata tertib parlemen.

Pasca terbunuhnya Atabak Azam, Hassan Pirnia diangkat menjadi Menteri Keadilan di Kabinet Moshir al-Saltanah dan beberapa waktu setelahnya ia diberi julukan Moshir al-Dowleh. Setelah Tehran berhasil ditaklukkan dan pembentukan pemerintahan baru, Hassan Pirnia kembali menempati posisi Kementerian Keadilan dan setelah itu dalam beberapa kabinet setelahnya ia memegang sejumlah posisi penting.

Pirnia pada tahun 1293 Hs dilantik menjadi perdana menteri. Di masanya menjadi perdana menteri banyak terjadi peristiwa bersejarah seperti kebangkitan Sheikh Mohammad Khiyabani, Qaeleh Azerbaijan, dimulainya Kebangkitan Janggal dan awal pemberontakan Reza Khan untuk meraih kekuasaan.

Selain pernah menjadi anggota parlemen dalam periode kedua, ketiga, keempat, kelima dan keenam mewakili provinsi Tehran, Hassan Pirnia juga empat kali menduduki posisi perdana menteri dan dengan jumlah yang sama memegang pos kementerian.

Pada sepuluh tahun terakhir kehidupannya, Hassan Pirnia banyak menyisihkan waktunya untuk kegiatan budaya dan sains. Buku Iran Bastan (Iran Kuno) merupakan salah satu karyanya.