Lintasan Sejarah 25 November 2017
Hari ini, Sabtu tanggal 25 November 2017 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 6 Rabiul Awal 1439 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 4 Azar 1396 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.
Kelahiran Maulawi Jalaluddin Ar-Rumi
835 tahun yang lalu, tanggal 6 Rabiul Awal 604 HQ, Jalaluddin Mohammad bin Baha ad-Din yang dikenal dengan Jalaluddin Rumi lahir di kota Balkh.
Rumi pergi ke Turki bertepatan dengan serangan tentara Mongol dan tinggal di kota Konya. Rumi belajar kepada ayahnya dan untuk beberapa waktu ia sempat belajar di Syam.
Ketika kembali ke Konya, Jalaluddin Rumi menyibukkan dirinya mengajar ilmu-ilmu agama, sehingga suatu hari ia bertemu dengan seorang arif besar bernama Syamsuddin Mohammad bin Ali Tabrizi di kota itu juga. Pertemuan itu membuat hati Rumi membara hingga akhir hayatnya. Jalaluddin Rumi tidak pernah berhenti mencari hakikat ilahi.
Jalaluddin Rumi menghabiskan 30 tahun dari usianya untuk mencari hakikat di akhir umurnya. Di masa itu pula Rumi meninggal banyakkarya. Matsnawi Maulawi adalah karya monumentalnya yang ditulis dalam 26 ribu bait syair. Ia juga menulis Diwan Ghazal Syams, Rubaiyat yang terkenal, Majalis Sab'ah dan Fihi Ma Fihi.
Gempa Bumi Sumatera
184 tahun yang lalu, tanggal 25 November 1833, terjadi gempa besar di lepas pantai barat Sumatera sekitar pukul 22.00 WIB dengan perkiraan kekuatan 8,8 sampai 9,2 SR.
Gempa ini disebabkan pecahnya segmen palung Sumatera sepanjang 1.000 km di tenggara area yang mengalami hal yang sama pada Gempa bumi Samudra Hindia 2004.
Gempa ini kemudian memicu terjadinya tsunami yang menerjang pesisir barat Sumatera dengan wilayah terdekat dari pusat gempa adalah Pariaman hingga Bengkulu. Tsunami juga menyebabkan kerusakan parah di Maladewa, Sri Lanka, dan Seychelles.
Selain itu, tsunami juga dilaporkan mencapai Australia bagian utara, Teluk Benggala, dan Thailand meskipun dalam intensitas kecil. Besarnya gempa ini telah diestimasi dengan menggunakan catatan pengangkatan microatoll karang. Namun bencana ini tidak terdokumentasi dengan baik sehingga tidak diketahui dengan pasti dampak dan korbannya.
Sebelumnya pada tahun 1797, juga terjadi gempa bumi berkekuatan 8,5 sampai 8,7 Skala Richter yang juga menimbulkan tsunami di pesisir Sumatera Barat.
Pembatalan Kontrak Minyak Tambahan antara Iran dan Inggris
67 tahun yang lalu, tanggal 4 Azar 1329 HS, dilakukan pembatalan kontrak minyak tambahan antara Iran dan Inggris.
Majlis Syura Nasional Iran membatalkan kontrak minyak tambahan antara Iran dan Inggris. Kontrak ini disusun tepat di puncak perseteruan antara Amerika dan Inggris untuk menjarah sumber-sumber minyak Iran dan ketika gerakan untuk menasionalisasikan industri minyak Iran semakin meluas.
Kontrak minyak tambahan ini dibuat sebelumnya untuk memperkuat posisi dan memperluas wewenang Inggris dalam memanfaatkan minyak yang berada di selatan Iran. Majlis Syura Nasional Iran melihat kontrak tambahan itu mengancam kedaulatan dan kepentingan nasional Iran.
Kelompok ulama yang dipimpin oleh Ayatullah Kashani dan nasionalis di bawah kepemimpinan Doktor Mosaddegh waktu itu menolak kontrak ini dan berusaha mengungkap konspirasi penjajahan Inggris di balik kontrak ini. Upaya ini berhasil dan industri minyak Iran pada 29 Isfand 1329 Hs berhasil dinasionalisasikan.