Nov 30, 2017 10:38 Asia/Jakarta

Hari ini, Kamis tanggal 30 November 2017 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 11 Rabiul Awal 1439 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 9 Azar 1396 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.

Penemu Vaksin Cacar Meninggal Dunia

195 tahun yang lalu, tanggal 30 November 1822, Edward Jener, seorang dokter Inggris penemu vaksin cacar, meninggal dunia.

Edward Jener adalah seorang dokter yang lebih memilih tinggal di pedesaan untuk merawat masyarakat. Ia kemudian meneliti kebenaran mitos di kalangan petani, yaitu bahwa orang yang telah terjangkit penyakit cacar sapi, tidak akan terjangkit penyakit cacar.

Edward Jenner

Para penderita cacar sapi biasanya meminum susu sapi yang telah terjangkit oleh cacar sapi. Ia kemudian melakukan eksperimen pertamanya dengan memvaksin seorang anak berusia 8 tahun dengan kelenjar yang diambil dari tangan seorang penderita cacar sapi. Kata "vaksin" sendiri berasal dari bahasa Latin "vaccinus" yang artinya sapi.

Namun  beberapa tahun kemudian, muncul gerakan yang menentang keras vaksin cacar di Inggris, yang dipimpin oleh Mary Hume, dengan menulis buku "150 Alasan Untuk Menolak Vaksin". Salah satu di antaranya alasan tersebut adalah bahwa penyakit cacar bisa hilang dengan sendirinya dan vaksin yang disuntikkan ke tubuh manusia bahayanya jauh lebih besar daripada penyakit cacar itu sendiri.

Ayatullah Sayid Hasan Sadr Gugur Syahid

85 tahun yang lalu, tanggal 11 Rabiul Awal 1354 HQ, Ayatullah Sayid Hasan Sadr, seorang ulama terkemuka Islam, meninggal dunia.

Ayatullah Sayid Hasan Sadr berhasil mencapai derajat mujtahid  pada usia muda dan masuk ke jajaran ulama terkemuka di hauzah ilmiah Najaf pada masa itu.

Ayatullah Hasan Sadr yang terkenal pula dengan nama Shadruddin ini memiliki ilmu yang luas di bidang fiqih, ushul fiqih, teologi, hikmah, hadis, dan lain-lain. Beliau banyak meinggalkan karya-karya penulisan di antaranya berjudul "Ta'sisu-Syiah al-Kiram lifunuunil Islam" dan  "Tahsiilul Furu' ad-Diiniiyah fi Fiqhil Imaamiyah."

Publikasi Deklarasi Tiga Negara Sekutu di Tehran

74 tahun yang lalu, tanggal 9 Azar 1322 HS, tiga negara sekutu mempublikasikan deklarasi di Tehran.

Peristiwa penting di era Perang Dunia II di masa Perdana Menteri Ali Suhaili adalah terbentuknya konferensi tingkat tinggi tiga negara sekutu di Tehran. Tak syak bahwa konferensi ini sangat penting dan menentukan nasib Perang Dunia II dan politik Iran.

Dalam konferensi yang diselenggarakan 6 Azar 1322 hadir Stalin, Churchill dan Roosevelt, tiga pemimpin Uni Soviet, Inggris dan Amerika dibicarakan mengenai kemenangan perang dan memendekkan masa perang serta ada sejumlah keputusan yang diambil.

Pada 9 Azar mereka mengeluarkan pernyataan bersama. Dalam pernyataan itu, selain menghormati kedaulatan Iran, disepakati juga bahwa setiap bentuk masalah ekonomi yang melilit Iran di akhir perang akan diselesaikan lewat konferensi dan forum internasional.

Sekalipun dalam konferensi ini telah disepakati bahwa pasca Perang Dunia II, pasukan sekutu langsung angkat kaki dari Iran, tapi pasukan khusus Rusia tetap tinggal di Iran untuk waktu yang cukup lama. Setelah Iran mengadukan masalah ini ke forum-forum internasional, barulah pasukan Rusia meninggalkan Iran.