Mar 26, 2018 10:07 Asia/Jakarta

Hari ini, Kamis tanggal 22 Maret 2018 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 4 Rajab 1439 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 2 Farvardin 1397 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.

Syihabuddin Suhrawardi, Syeikh Isyraq Wafat

852 tahun yang lalu, tanggal 4 Rajab 587 HQ, Abul Futuh Yahya bin Habasy Suhrawardi, filsuf muslim meninggal di Irak.

Abul Futuh Yahya bin Habasy Suhrawardi yang dikenal dengan Syihabuddin termasuk tokoh filsuf besar Islam yang juga memiliki kelebihan di ilmu-ilmu Islam seperti fiqih, hadis dan lain-lainnya. Beliau belajar filsafat dan ushul fiqih kepada Mujidduddin Jabali dan sejumlah guru lainnya.

Syeikh Syihabuddin merupakan pesalik Isyraq dan dikenal sebagai tokoh terbesar filsafat Illuminasi, dimana pemikirannya bersandar pada kasyf atau penyingkapan dan pancaran cahaya hati. Beliau menyebarkan pemikirannya ini dan kemudian melakukan sair dan suluk irfani. Dalam metode Isyraq, akal dan argumentasi tidak cukup untuk mengungkap kebenaran, tapi sair dan suluk irfani yang lebih penting untuk mencapai makrifat.

Filsuf Isyraq ini kemudian pergi kota Halab dan di sana terbukti beliau memiliki kemampuan keilmuwan di atas rata-rata. Tapi pandangan filsafat dan irfan Suhrawardi banyak memancing kemarahan para penentang pemikirannya. Setelah berlalu beberapa waktu ulama Halab menggunjing dan menuduh Syeikh Suhrawardi, akhirnya pihak penguasa memutuskan untuk menghukum mati beliau. Suhrawardi akhirnya meninggal dunia di usia 36 atau 40 tahun pada 4 Rajab 587 HQ.

bul Futuh Yahya bin Habasy Suhrawardi

Warga Tehran Demo Pemerintahan Reza Khan

94 tahun yang lalu, tanggal 2 Farvardin 1303 HS, warga Tehran demo pemerintahan Reza Khan.

Pasca merebut kekuasaan, Reza Khan berusaha untuk mendirikan silsilah kerajaan Pahlevi. Untuk meraih tujuannya, pertama kali ia menyatakan pemerintahannya adalah republik sebagai pendahuluan untuk mentransformasikan kekuasaan dari dinasti Qajar kepada Dinasti Pahlevi.

Ketika Reza Khan mengumumkan pemerintahan republik, pada tanggal 2 Farvardin 1303 HS, rakyat bersama ulama berkumpul di bundaran Baharestan, di depan gedung Majlis Syura Melli (parlemen) dan meneriakkan yel-yel menentangnya. Demonstrasi itu berujung bentrok antara rakyat dan pasukan keamanan, sehingga ada yang tewas, sementara sebagiannya terluka.

Peristiwa ini memaksa ketua parlemen mengeluarkan reaksi cepat lalu memerintahkan untuk melakukan penyidikan terhadap komandan militer Iran yang waktu itu dipegang oleh Reza Khan. Reaksi dari pihak parlemen ini mengkhawatirkan Reza Khan dan akhirnya ia mengeluarkan pernyataan meminta maaf dan akhirnya di tengah puncak aksi demo rakyat di pelbagai kota di Iran terhadap sistem republik Reza Khan, ia akhirnya menyatakan menarik kembali idenya itu.

Pawai Warga Tehran

Liga Arab Dibentuk

73 tahun yang lalu, tanggal 22 Maret 1945, Liga Arab didirikan atas proposal Raja Faruk dari Mesir.

Organisasi ini berdiri dengan penandatanganan perjanjian antara Mesir, Suriah, Irak, Yaman, dan Arab Saudi yang dilaksanakan di kota Kairo Mesir. Tujuan didirikannya Liga Arab adalah untuk melindungi wilayah dan kemerdekaan negara-negara Arab dan mempererat kerjasama ekonomi dan budaya.

Pada tahun 1962, dalam sebuah KTT, para kepala negara Liga Arab menandatangani perjanjian untuk mendirikan komando militer bersama. Namun, komando militer bersama ini pada prakteknya sama sekali tidak berfungsi dan tidak memberikan bantuan apapun kepada negara-negara Arab yang maju dalam perang melawan Zionis.

Liga Arab