Mar 26, 2018 11:22 Asia/Jakarta

Hari ini, Ahad tanggal 25 Maret 2018 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 7 Rajab 1439 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 5 Farvardin 1397 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.

Ibnu Tarara Lahir

1134 tahun yang lalu, tanggal 7 Rajab 305 HQ, Ibnu Tarara, seorang ahli hadis dan sastrawan muslim asal Irak, terlahir ke dunia.

Ilmuwan muslim ini menulis banyak karya di bidang fiqih, namun tidak satupun yang bisa ditemukan. Karya Ibnu Tarara lainnya adalah di bidang sastra, yaitu berjudul "Al-Jaliis As-Shaalih Al-Kaafi wal Aniis An-Naasih Asy-Syaafi".

Buku sebanyak seratus jilid ini sebagiannya dimulai dengan hadis Nabi, lalu dilanjutkan dengan penjelasan atas hadis tersebut, dan kemudian diisi dengan hikayat dan syair-syair yang sesuai dengan hadis tersebut. Ibnu Tarara meninggal dunia pada tahun 390 Hijriah.

Sejarah

Dimulainya Penarikan Pasukan Rusia dari Iran

72 tahun yang lalu, tanggal 5 Farvardin 1325 HS, dimulainya penarikan pasukan Rusia dari Iran.

Dalam Perang Dunia II, Iran diduduki oleh pasukan Sekutu dan setelah berakhirnya perang, pasukan Sekutu masih tetap bercokol di Iran.

Setelah beberapa waktu dicapai kesepakatan agar pasukan Sekutu keluar dari Iran dan meninggalkan negara ini. Tapi Rusia tetap tidak ingin keluar dari Iran, sekalipun mereka termasuk penandatangan kesepakatan itu.

Oleh karenanya, pemerintah Iran mengadu pada Persatuan Bangsa Bangsa (PBB) dan menuntut penarikan mundur pasukan asing dari negaranya. Usaha ini pada akhirnya berhasil dan pasukan Rusia pada 5 Farvardin 1325 Hs (25 Maret 1946) meninggalkan Iran menuju negaranya.

pasukan Rusia

Pembunuhan Raja Faisal dari Arab Saudi

43 tahun yang lalu, tanggal 25 Maret 1975, Raja Arab Saudi, Faisal bin Abdul-Aziz Al Saud, tewas setelah ditembak keponakannya, Pangeran Faisal Ibnu Musaed, di Ibukota Riyadh.

Transfusi darah dan pemompaan jantung yang dilakukan tim dokter gagal menyelamatkan nyawa Raja Faisal. Raja Faisal terluka parah ketika Pangeran Musaed menembakkan tiga peluru dari jarak dekat dalam suatu audiensi kerajaan.

Berdasarkan keterangan para saksi, sebelum menembak Pangeran Musaed menunggu kedatangan Raja Faisal di koridor sambil bercakap-cakap dengan sejumlah delegasi Kuwait. Saat bertemu, Raja Faisal membungkuk untuk mencium  keponakannya itu. Namun Pangeran Musaed menarik sebuah pistol keluar dan menembak pamannya dari bawah dagu dan di telinga.

Seorang pengawal langsung memukul Musaed dengan pedang. Saksi mengatakan melihat Menteri Minyak Sheikh Yamani meminta pengawal itu untuk tidak membunuh si pangeran.

Kemenakan raja itu lalu ditahan dan diinterogasi mengenai pembunuhan itu. Para dokter dan psikiatris sepakat bahwa Pangeran Musaed menderita ketidakseimbangan mental.

Setelah upaya pembunuhan itu, Ibukota Riyadh ditutup selama tiga hari sebagai tanda duka cita. Saudara Raja Faisal, Khalid, ditunjuk keluarga kerajaan sebagai pengganti.

Faisal bin Abdul-Aziz Al Saud