Mar 28, 2018 14:04 Asia/Jakarta

Hari ini, Rabu tanggal 28 Maret 2018 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 10 Rajab 1439 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 8 Farvardin 1397 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.

Imam Muhammad Taqi as Lahir

1244 tahun yang lalu, tanggal 10 Rajab 195 HQ,  Imam Muhammad Taqi as, keturunan Rasulullah generasi ke-8 terlahir ke dunia di kota Madinah.

Setelah ayah beliau, yaitu Imam Ridha as wafat, beliau mengemban tanggung jawab sebagai pemimpin kaum muslimin dan menjadi Imam ke-9. Beliau sangat dicintai oleh kaum muslimin dan terkenal karena kedermawanannya, sampai-sampai beliau dijuluki "Jawad" yang bermakna dermawan. Rumah Imam Jawad adalah tempat tujuan orang-orang  yang sengsara dan butuh pertolongan.

Dalam periode keimamahan Imam Jawad, lslam menyebar ke berbagai kawasan secara luas. Kondisi ini telah menyebabkan terbukanya peluang perpindahan pemikiran dari luar ke dalam kalangan umat Islam. Pada zaman itu juga terjadi berkali-kali dialog antara pemikir Islam dan non-Islam.

Imam Jawad memainkan peranan yang sangat penting pada saat itu. Ia berhasil membimbing umat sekaligus mencegah terjadinya infiltrasi pemikiran-pemikiran luar yang tidak sesuai dengan ajaran Islam. Salah satu hadis dari beliau adalah,  "Berpegang teguh kepada Tuhan adalah sebuah tangga untuk menuju derajat yang tinggi. Siapapun yang berpegang teguh kepada Tuhan, Tuhan pasti akan  membebaskannya dari segala keburukan sekaligus menjaganya dari ancaman-ancaman musuh."

Imam Muhammad Taqi as

Rakyat Bangkit Melawan Shah Pahlevi di Arbain Syuhada Tabriz

40 tahun yang lalu, tanggal 8 Farvardin 1357 HS, rakyat bangkit melawan Shah Pahlevi di peringatan Arbain syuhada Tabriz.

Menyusul publikasi tulisan yang menghina Imam Khomeini ra di surat kabar Ettelaat pada 17 Dey 1356 Hs dan munculnya Kebangkitan 19 Dey di kota Qom, akhirnya warga Iran di seluruh penjuru negeri mulai melakukan demonstrasi menentang rezim Shah Pahlevi. Aksi demo ulama dan rakyat Qom mendukung Imam Khomeini ra, pemimpin mereka yang diasingkan dan protes mereka atas kelancangan terhadap ulama besar ini berujung pada aksi kekerasan yang dilakukan oleh aparat keamanan rezim Shah. Represi itu mengakibatkan jatuhnya banyak korban; baik yang syahid maupun yang cedera.

Mendekati peringatan 40 hari syuhada 19 Dey di Qom, kota Tabriz pada 29 Bahman 1356 menyelenggarakan peringatan yang diikuti secara luas oleh rakyat kota ini. Tapi peringatan ini dirusak oleh serangan yang dilakukan oleh aparat keamanan rezim Shah dengan senjata lengkap dan terjadilah tragedi kemanusiaan yang lebih buruk dari yang terjadi di Qom. Beberapa waktu berlalu dan ketika mendekati peringatan 40 hari tragedi tersebut, rakyat Iran di penjuru negeri melakukan aksi unjuk rasa. Sementara rakyat Tabriz sendiri melakukan aksinya pada 8 Farvardin 1357 HS.

Pawai rakyat Iran

Kebangkitan Nasional Rakyat Belanda

446 tahun yang lalu, tanggal 28 Maret 1572, rakyat Belanda memulai gerakan perlawanan secara nasional terhadap raja sekaligus penguasa militer Spanyol yang menduduki kawasan mereka, yaitu Raja Philip II.

Sebelumnya, tahun 1566, kaum Protestan Belanda pernah melakukan perlawanan serupa. Akan tetapi, karena tidak adanya kepemimpinan yang efektif, perlawanan tersebut bisa ditumpas habis oleh tentara Spanyol.

Pada tahun 1572, kesadaran nasional rakyat Belanda mendorong mereka melakukan perlawanan secara menyeluruh. Akhirnya, rakyat Belanda berhasil meraih kemerdekaan dari pendudukan Spanyol empat tahun berikutnya, yaitu tahun 1576.

Bendera Belanda