Apr 04, 2018 09:17 Asia/Jakarta

Hari ini, Rabu tanggal 4 April 2018 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 17 Rajab 1439 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 15 Farvardin 1397 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.

Allamah Syeikh Sulaiman Bahrani Wafat

318 tahun yang lalu, tanggal 17 Rajab 1121 HQ, Allamah Syeikh Abu al-Hasan Sulaiman bin Abdullah bin Ali bin Hasan al-Mahauzi yang lebih dikenal dengan Muhaqqia al-Bahrani meninggal dunia dalam usia 46 tahun.

Allamah Syeikh Sulaiman Bahrani merupakan ulama besar Syiah di awal abad 12 Hijriah dan lahir di pertengahan bulan Ramadan 1076 HQ. Beliau dikenal dengan keilmuwannya di bidang ilmu Hadis, Rijal dan Sejarah.

Selain banyak menulis karya ilmiah seperti al-Isyarat fil al-Islam, as-Syifa fi al-Hikmat al-Nazhariah dan al-Mi’raj, beliau juga berhasil mendidik murid-murid yang kelak menjadi ulama besar seperti Syeikh Abdullah Samahiji dan Sayid Hasyim Bahrani penulis Tafsir al-Burhan dan Syeikh Ahmad Bahrani.

Sejarah

Parvin Etesami, Penyair Kontemporer Iran Wafat

77 tahun yang lalu, tanggal 15 Farvardin 1320 HS, Parvin Etesami, penyair kontemporer Iran meninggal dunia dalam usia 35 tahun.

Jasadnya dikebumikan di samping kuburan ayahnya di komplek makam suci Sayidah Fathimah Maksumah as di kota Qom.

Parvin Etesami adalah anak dari Etesam al-Molk Ashtiyani. Ia dilahirkan pada 25 Isfand 1285 Hs di kota Tabriz. Sejak usia 5 tahun, ia bersama keluarga pindah ke Tehran.

Tata bahasa Persia dan Arab dipelajarinya dari ayahnya dan sejak kecil bakat kepenyairannya telah muncul. Di masa mudanya, ia mengajar sastra Persia dan Inggris dan pada 1313 HS ia bercerai dengan suaminya. Sejak saat itu, Parvin semakin serius membuat puisi dan berhasil mencetak buku kumpulan syairny apada 1314 HS.

Parvin dalam karya-karyanya tidak pernah membicarakan masalah percintaan, tapi banyak melakukan dialog dalam puisinya. Ia sering mengajak masyarakat untuk lebih menyayangi sesama. Dari sisi makna dan pemikiran, puisi Parvin sangat dalam. Ia termasuk salah satu penyair yang berpesan agar memahat bait-bait syair khusus sepeninggalnya di nisannya.

Parvin Etesami

Zulfikar Ali Buttho Tewas di Tiang Gantungan

39 tahun yang lalu, tanggal 4 April 1979, Zulfikar Ali Bhutto bekas Presiden dan Perdana Menteri Pakistan dihukum mati.

Bhutto yang mendirikan Partai Rakyat Pakistan menjadi perdana menteri pada tahun 1971 menyusul terpisahnya Pakistan dari India. Pada tahun 1973, saat undang-undang dasar baru Pakistan menyerahkan kekuasaan penuh kepada perdana menteri, Bhutto memegang kekuasaan ini.

Pada tahun 1977 Jenderal Muhammad Ziya ul Haq dalam sebuah kudeta menumbangkan Bhutto dan menuduh Bhutto melakukan pembunuhan dan pengkhianatan terhadap negara. Zulfikar Ali Bhutto dihukum gantung pada tanggal 4 April 1979 walaupun banyak pemimpin dari berbagai negara memintakan pengampunan atasnya.

Zulfikar Ali Bhutto