Apr 06, 2018 11:14 Asia/Jakarta

Hari ini, Jumat tanggal 6 April 2018 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 19 Rajab 1439 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 17 Farvardin 1397 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.

Perang Tabuk Antara Muslimin dan Romawi

1430 tahun yang lalu, tanggal 19 Rajab 9 HQ, terjadi perang Tabuk antara Muslimin dengan Romawi.

Perang Tabuk merupakan perang terakhir yang terjadi di masa Rasulullah Saw. Penyebab terjadinya perang Tabuk bermula dari para pedagang Syam yang mengabarkan kepada Rasulullah Saw bahwa Romawi mempersiapkan pasukan untuk menyerang Madinah.

Sekalipun jarak yang harus ditempuh jauh, udara yang begitu panas dan tepat di masa panen, kebanyakan umat Islam tetap mempersiapkan dirinya untuk berperang. Tapi ada sekelompok orang munafik di Madinah menyampaikan kepada Rasulullah Saw pelbagai alasan agar tidak ikut dalam perang ini. Tidak itu saja, mereka juga berusaha mencegah orang lain untuk ikut perang. Nabi Muhammad Saw tahu hakikat yang sebenarnya. Oleh karenanya, beliau memerintahkan Imam Ali as untuk tetap berada di Madinah dan beliau ikut dalam perang ini.

Akhirnya pasukan Muslimin yang berjumlah 30 ribu pada 19 Rajab 9 Hijriah tiba di medan perang, tapi mereka tidak menemukan tanda-tanda keberadaan pasukan Romawi. Dalam peristiwa ini, sekalipun tidak terjadi perang, yang terjadi adalah kehormatan Islam tetap terjaga dan umat Islam terbukti siap berkorban untuk menghadapi pasukan kufur.

Sejarah

Dimulainya Kebangkitan Syahid Mohammad Khiyabani di Tabriz

98 tahun yang lalu, tanggal 17 Farvardin 1299 HS, dimulainya kebangkitan Syahid Mohammad Khiyabani di Tabriz

Sheikh Mohammad Khiyabani sejak mudanya telah menyukai ilmu-ilmu agama dan dengan cepat beliau meraih derajat keilmuan yang tinggi. Pasca kebangkitan Revolusi Konstitusi, kehidupan Sheikh Mohammad Khiyabani memasuki babak baru. Beliau membentuk Komunitas Pejuang untuk menyukseskan Revolusi Konstitusi dan mengambil langkah-langkah penting di Tabriz.

Setelah Sheikh Mohammad Khiyabani dan lima orang sahabatnya terpilih menjadi anggota Parlemen Iran, Vusuq ad-Dowleh, Perdana Menteri Dinasti Qajar memutuskan untuk melenyapkan Sheikh Khiyabani. Untuk itu ia mengirimkan pasukan ke Tabriz.

Keputusan dan pengiriman pasukan itu memaksa Sheikh Mohammad Khiyabani bangkit melawan Vusuq ad-Dowleh dan pada 17 Farvardin 1299 Hs (6 April 1920) dalam waktu singkat beliau dan pasukannya berhasil menguasai seluruh kantor pemerintah Tabriz. Kemenangan yang disebut Kebangkitan Khiyabani ini berlanjut hingga lebih dari 5 bulan.

Syahid Mohammad Khiyabani

Dimulainya Aksi Kamikaze Tentara Jepang

73 tahun yang lalu, tanggal 6 April tahun 1945, dalam Perang Dunia II, pesawat-pesawat Kamikaze Jepang mulai melakukan serangan berani mati ke arah kapal-kapal induk milik AS.

Saat itu, para pilot sukarelawan Jepang menabrakkan kapal-kapal tempur bermuatan bom yang dikemudikannya. Aksi bunuh diri yang heroik ini menimbulkan kerugian yang sangat besar di pihak AS. Akan tetapi, karena besarnya kekuatan sekutu, serangan pasukan Jepang yang saat itu bergabung dengan Jerman dan Italia akhirnya berhasil dibendung.

Tentara Jepang bahkan berhasil dipukul mundur dari kawasan-kawasan Asia timur yang sebelumnya mereka duduki. Akhirnya, pada bulan Agustus 1945, AS mengebom kota Hiroshima dan Nagasaki dengan bom atom. Bom yang meluluh lantakkan kota serta membunuh ratusan ribu warga sipil Jepang itu mengakhiri Perang Dunia II.

Bendera Amerika dan Jepang