Apr 14, 2018 00:17 Asia/Jakarta

Hari ini, Rabu tanggal 11 April 2018 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 24 Rajab 1439 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 22 Farvardin 1397 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.

Benteng Khaibar Ditaklukkan Imam Ali as

1432 tahun yang lalu, tanggal 24 Rajab 7 HQ, benteng Khaibar milik Yahudi berhasil ditaklukkan oleh Imam Ali as.

Kaum Yahudi yang terus-menerus memusuhi Islam, membangun tujuh benteng kuat di Khaibar yang terletak di utara kota Madinah dan dari benteng itu mereka melancarkan gangguan dan serangan terhadap kaum Muslimin.

Pada tahun ke-7 Hijriah, Rasulullah menyampaikan berita gembira tentang akan runtuhnya benteng Khaibar. Tak lama kemudian, pasukan muslimin mengepung Khaibar, namun ada dua benteng yang tak kunjung bisa ditaklukkan. Rasulullah kemudian bersabda, "Besok bendera perang akan aku serahkan kepada seseorang yang mencintai Allah dan rasul-Nya dan diapun dicintai oleh Allah dan Rasul-Nya."

Keesokan harinya, Rasul menyerahkan bendera perang kepada Imam Ali as dan setelah melalui pertempuran hebat, Imam Ali berhasil menaklukkan benteng Yahudi itu.

Image Caption

Singapura Miliki Pemerintahan Sendiri

61 tahun yang lalu, tanggal 11 April 1957, pemerintah Inggris akhirnya menyetujui pulau koloni mereka bernama Singapura untuk membentuk pemerintahan sendiri melalui perjanjian yang dilakukan di London.

Tahap akhir negosiasi selama empat minggu yang membahas kondisi Singapura tersebut diakhiri dengan penandatanganan perjanjian oleh kepala pemerintah koloni Singapura Lim Yew Hock dan sekretaris negara-negara koloni Inggris Alan Lennox-Boyd. Perjanjian itu sendiri baru akan mulai efektif pada 1 Januari 1958 dengan Inggris tetap menjalankan urusan luar negeri dan pertahanan.

Singapura baru benar-benar memiliki pemerintahan sendiri pada 1959 ketika pemilu dilaksanakan dan memilih Lee Kuan Yew sebagai perdana menteri pertama yang dilantik pada 5 Juni.

Singapura

Upaya Kudeta Anti Revolusi Islam Iran Terungkap

36 tahun yang lalu, tanggal 22 Farvardin 1361 HS terungkap kudeta anasir anti revolusi untuk menggulingkan Republik Islam Iran.

Pasca kemenangan revolusi Islam Iran yang dipimpin oleh Imam Khomeini ra, para anasir anti revolusi dalam negeri dengan bimbingan dan dukungan musuh-musuh pemerintahan Islam, berkali-kali telah melakukan konspirasi untuk menggulingkan pemerintahan ini. Di antaranya adalah dengan menyusun kudeta tahun 1361 Hs.

Rencana kudeta ini dengan membunuh para pejabat level awal pemerintah kemudian pura-pura melakukan balas dendam menuntut pertumpahan darah mereka dengan bantuan kekuatan asing. Selain itu menghancurkan lembaga dan lambang revolusi dan kemudian berusaha menguasai pemerintahan Republik Islam.

Pada saat itu pasukan Republik Islam Iran yang siap mati di hari itu mendapatkan informasi bahwa gerakan konspirasi ini bertujuan menggulingkan Republik Islam. Dengan mengumpulkan data yang cukup antara lain kaset percakapan para pemimpin konspirasi dan mengenali jaringan kudeta secara lengkap, pada kesempatan yang tepat mereka menangkap para anggota asli dan berpengaruh operasi ini.

Bendera Iran