Apr 15, 2018 00:45 Asia/Jakarta

Hari ini, Sabtu tanggal 14 April 2018 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 27 Rajab 1439 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 25 Farvardin 1397 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.

Pengangkatan Muhamad Saw sebagai Nabi

1426 tahun yang lalu, tanggal 27 Rajab 13 tahun sebelum Hijrah, Muhammad Saw diangkat oleh Allah Swt sebagai Rasul-Nya.

Peristiwa ini disebut sebagai peristiwa "Mab'ats". Pada saat itu, Rasulullah berusia 40 tahun. Sebelum diangkat sebagai rasul, Muhammad Saw dikenal sebagai pribadi yang jujur, penjaga amanah, dan dermawan. Sebagian besar waktunya dihabiskan untuk merenung dan beribadah di gua Hira', yang terletak di bagian utara Mekah.

Sampai akhirnya, Allah mengutus Jibril untuk menemui Rasulullah di gua itu dan menyampaikan wahyu Allah yang pertama. Sejak saat itu, Rasulullah mengemban tugas menyampaikan risalah Allah Swt.

Setelah 13 tahun menyebarkan ajaran Islam di kota Mekah dengan mendapatkan tentangan keras dari kaum kafir, Rasulullah hijrah ke Madinah. Di kota Madinah, Rasulullah mendirikan pemerintahan yang berasaskan Islam.

Nabi Muhammad Saw

Pan Amerika Didirikan

128 tahun yang lalu, tanggal 14 April tahun 1890, berdirilah Republik Konfederasi Benua Amerika, yang terkenal dengan nama Pan Amerika.

Pendirian organisasi ini dipromotori oleh AS dengan menyelenggarakan konferensi  17 negara Amerika latin di Washington. Pan Amerika kemudian berubah nama menjadi  Organisasi Negara-Negara  Amerika.

Tujuan didirikannya organisasi ini adalah untuk memperkuat perdamaian dan keamanan di benua Amerika dan mempromosikan kerjasama ekonomi, sosial, dan budaya di antara negara-negara benua Amerika.

Sejarah

Irak Akui Menggunakan Senjata Kimia

30 tahun yang lalu, tanggal 25 Farvardin 1367 Hs, Baghdad secara transparan mengakui telah menggunakan senjata kimia selama memerangi terhadap Republik Islam Iran.

Hal itu diakui Baghdad, padahal selama perang delapan tahun, Republik Islam Iran berkali-kali mengadukan Irak karena menggunakan senjata kimia terhadap para pejuang Islam ke PBB, dan mengirim tim untuk melakukan penelitian. Namun Irak menolak untuk mengakui atau menepis menggunakan senjata ini.

Di saat perang berkecamuk antara kedua pihak, Irak secara resmi mengakui menggunakan senjata kimia yang mencakup gas beracun surful mustard yang membahayakan mental terhadap militer maupun non militer.

Perlu disebutkan bahwa berdasarkan data, rezim Baath Irak selama bertahun-tahun perang yang dipaksakan, telah menyerang Iran dengan senjata kimia sebanyak 3500 kali dan 30 kalinya diarahkan ke daerah perumahan.

Bendera Irak