Lintasan Sejarah 15 April 2018
Hari ini, Ahad tanggal 15 April 2018 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 28 Rajab 1439 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 26 Farvardin 1397 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.
Imam Husein dan Rombongan Bergerak dari Madinah ke Mekah
1379 tahun yang lalu, tanggal 28 Rajab 60 HQ, Imam Husein as dan rombongan bergerak dari Madinah ke Mekah.
Setelah kematian Muawiyah bin Abu Sufyan, Khalifah Pertama dan Pendiri Bani Umayah pada 15 Rajab tahun 60 HQ, Yazid bin Muawiyah langsung diangkat menggantikan ayahnya. Tanpa menunggu lama, Yazid mengirimkan surat kepada gubernur Madinah yang memerintahkannya agar mengambil baiat dari Imam Husein as dan beberapa orang tokoh Madinah lainnya.
Imam Husein as menolak untuk berbaiat kepada Yazid. Kepada mereka yang datang kepadanya dan menuntut beliau agar berbaiat, Imam Husein as berkata, "Orang seperti saya tidak akan pernah membaiat orang seperti Yazid yang fasiq." Tapi gubernur Madinah bersikeras agar beliau menyatakan baiatnya kepada Yazid.
Imam Husein as pada 28 Rajab 60 Hq, terpaksa meninggal kota Madinah menuju Mekah, sehingga kebangkitan beliau ini dapat mengungkap boroknya pemerintahan Yazid bin Muawiyah. Pada akhirnya, perjalanan beliau ini berakhir dengan epik dan perjuangan sempurna Imam Husein as di Karbala, tepat di hari kesepuluh bulan Muharram yang dikenal dengan Asyura.
Abraham Lincoln Meninggal
153 tahun yang lalu, tanggal 15 April tahun 1865, Abraham Lincoln, presiden ke-16 Amerika Serikat, tewas ditembak oleh seorang aktor bernama John Booth.
Kematian Lincoln hanya enam hari setelah perang sipil AS berakhir dengan menyerahnya tentara Konfederasi kepada pemerintah AS. Namun, ternyata berakhirnya perang itu menimbulkan ketidakpuasan di kalangan pendukung konfederasi, di antaranya John Booth dan rekan-rekannya.
Mereka kemudian merencanakan penembakan terhadap Lincoln yang terlaksana pada malam tanggal 14 April 1865. Pagi harinya, Lincoln akhirnya tewas akibat luka parah yang dideritanya.
Ayatullah Sayid Mousavi Tabrizi Wafat
15 tahun yang lalu, tanggal 26 Farvardin 1382 HS, Ayatullah Sayid Abul Fazl Mousavi Tabrizi meninggal dunia dalam usia 68 tahun dan dikuburkan di komplek makam suci Sayidah Fathimah Maksumah as di Qom.
Ayatullah Sayid Abul Fazl Mousavi Tabrizi lahir di Tabriz tahun 1314 HS. Setelah menyelesaikan pendidikan dasarnya beliau memutuskan untuk mempelajari ilmu-ilmu agama dan pada usia 13 tahun beliau memasuki hauzah ilmiah Tabriz. Pada usia 17 tahun Ayatullah Mousavi Tabrizi melanjutkan pendidikannya ke Qom dan belajar pada guru-guru besar seperti Ayatullah Ali Meshkini dan Imam Khomeini hingga mencapai derajat keilmuan yang tinggi.
Ayatullah Mousavi Tabrizi di masa kebangkitan Islam Iran ikut melakukan perjuangan politik melawan rezim Pahlevi dan pada tahun 1347 HS beliau menjadi anggota Jameeh Modarresin Qom (Lembaga Para Pengajar Hauzah Qom). Setelah kemenangan Revolusi Islam Iran, Ayatullah Mousavi Tabrizi dua kali terpilih sebagai anggota parlemen Iran dan selama tiga periode menjadi anggota Dewan Pakar Kepemimpinan (Majles Khobregan Rahbari). Selain itu beliau juga pernah menjadi Jaksa Agung Iran dan Kepala Pengadilan Tata Usaha Negara.
Ayatullah Mousavi Tabrizi di tahun-tahun terakhir menjadi penasihat tinggi Mahkamah Agung dan anggota Forum Internasional Ahlul Bait hingga wafatnya.