May 03, 2018 09:09 Asia/Jakarta

Hari ini, Kamis tanggal 3 Mei 2018 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 16 Sya'ban 1439 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 13 Ordibehest 1397 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.

Ibnu Syahr Asyub Wafat

851 tahun yang lalu, tanggal 16 Sya'ban 588 HQ, Ibnu Syahr Asyub, seorang ahli fiqih, tafsir, dan ahli hadis muslim, meninggal dunia.

Ibnu Syahr Asyub sejak kanak-kanak telah memulai pendidikannya dan pada usia delapan tahun, dia sudah menghapal al-Quranal-Karim. Dia menimba ilmu pada ulama-ulama besar saat itu, seperti Zamakhsyari, Muhammad Ghazali, dan Khatib Kharazmi.

Selain menguasai bidang agama, Ibnu Syahr Asyub juga dikenal sebagai penyair. Dia banyak menciptakan syair-syair yang memuji keutamaan Ahlul Bait rasulullah Saw. Syair-syair tersebut dibukukan dalam kitab "Manaqib Ali Abi Thalib".

Ibnu Syahr Asyub juga menulis buku-buku agama, di antaranya berjudul "Mutasyabihul Quran wa Mukhtalifuhu" dan "Ma'alimul Ulama".

Sejarah

Mirza Habibollah Ghaani Shirazi Meninggal

164 tahun yang lalu, tanggal 13 Ordibehesht 1233 HS, Mirza Habibollah Ghaani Shirazi, penyair Iran meninggal dunia di usia 47 tahun dan dikebumikan di komplek makam suci Hazrat Abdolazim as di kota Rey.

Mirza Habibollah Ghaani Shirazi lahir kedua tahun 1186 HS. Beliau pindah ke Mashad untuk menuntut ilmu agama dan membuat puisi. Setelah belajar selama 10 tahun, Mirza Habibollah Ghaani untuk beberapa waktu bekerja di kerajaan Naser ad-Din Shah Qajar.

Di kerajaan Naser ad-Din Shah, Mirza Habibollah Ghaani menjadi pembaca kidung pujian terhadap raja dan keluarganya. Beliau menghabiskan sebagian besar hidupnya di Tehran dan melayani Mohammad Shah dan Naser ad-Din Shah.

Mirza Habibollah Ghaani merupakan penyair pertama Iran yang menguasai bahasa Perancis. Beliau dikenal dengan puisi panjang yang memuat sifat-sifat yang indah dengan diksi yang tepat dan penguasaan luar biasa akan sinonim. Oleh karenanya, dalam ucapannya lafad lebih ditekankan ketimbang makna.

Selain buku kumpulan syair yang dimilikinya, penyair ini juga memiliki buku bernama Parishan yang ditulis dengan gaya Gulistan milik Sa'di Shirazi.

Sejarah

UUD Baru Jepang Diberlakukan

71 tahun yang lalu, tanggal 3 Mei 1947, UUD Jepang pasca perang secara resmi diberlakukan.

UU yang penyusunannya dipenuhi campur tangan Komandan Tertinggi Tentara Sekutu, Douglas Mac Arthur itu, melucuti segala kekuasaan Kaisar Hirohito, kecuali kekuasaan simbolis, menetapkan aturan hak-hak warga negara, dan menghapuskan hak Jepang untuk melakukan perang.

Jenderal Mac Arthur merupakan orang yang paling berperan dalam kekalahan Jepang. Pada tanggal 2 September 1946, ia secara resmi menerima kekalahan Jepang di atas kapal AS di Teluk Tokyo.

Bendera Jepang