May 12, 2018 14:04 Asia/Jakarta

Hari ini, Kamis tanggal 10 Mei 2018 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 23 Sya'ban 1439 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 20 Ordibehest 1397 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.

Penyair Jami Lahir ke Dunia

622 tahun yang lalu, tanggal 23 Sya'ban 817 HQ, Nuruddin Abdurrahman Jami, seorang penyair dan sastrawan terbesar Iran abad ke-9 Hijriah terlahir ke dunia di Kota Jam, sebuah kawasan di timur laut Iran.

Ketika masih muda, Jami telah belajar ilmu-ilmu keagamaan, sastra, dan sejarah di Kota Samarqand. Setelah itu, ia melakukan pengembaraan ke berbagai kawasan lainnya.

Jami adalah seorang penyair yang dikenal sebagai pecinta Ahlul Bait Rasulullah Saw. Berbeda dengan para penyair lain pada masanya, Jami tidak pernah membuat syair yang isinya berupa pujian kepada para penguasa. Di antara karya-karya terkenalnya adalah kitab yang berjudul "Silsilatudz-Dzahab", dan "Baharestan". Jami meninggal dunia pada tahun 898 Hijriah.

Sejarah

Imam Khomeini ra Menyetujui Simbol Republik Islam Iran

38 tahun yang lalu, tanggal 20 Ordibehesht 1359 HS, Imam Khomeini ra menyetujui simbol Republik Islam Iran.

Pasca kemenangan Revolusi Islam Iran, rencananya akan diperkenalkan simbol Republik Islam Iran yang mengejawantahkan semangat keagamaan dan keislaman bangsa Iran. Oleh karenanya, Dewan Revolusi membuka kesempatan kepada siapa saja untuk membuat simbol yang diinginkan.

Akhirnya, simbol ini ditunjukkan kepada Imam Khomeini ra dan beliau menyetujuinya pada 20 Ordibehesht 1359 Hs. Simbol ini berupa empat bulan sabit dan sebuah tiang di tengah yang berarti kata suci "Allah" dan pada hakikatnya simbol ini membentuk ungkapan suci "Laa Ilaaha Illallah".

Penjelasan simbol Republik Islam Iran ini; tiang yang berada di tengah atau pedang menunjukkan kekuatan. Bulan sabit menunjukkan pertumbuhan. Lima bagian utama yang terdiri dari empat bulan sabit dan sebuah tiang atau pedang merupakan simbol ushuluddin Syiah. Susunan yang saling berdekatan dan simetris itu menunjukkan keseimbangan dan keadilan.

Simbol ini kemudian diletakkan di bagian tengah dari warna putih bendera Republik Islam Iran dan di atas setiap nama kementerian negara.

Imam Khomeini ra

90 Anggota keluarga Al-Hakim Ditangkap

35 tahun yang lalu, tanggal 10 Mei tahun 1983, Rezim Ba'ath Irak pimpinan diktator Saddam Husein menangkap 90 orang keluarga Ayatullah al-Hakim, ulama paling berpengaruh di Irak pada zamannya.

10 orang di antara mereka kemudian dijatuhi hukuman mati. Ayatullah al-Hakim sendiri wafat pada tahun 1969. Akan tetapi, keluarga Al-Hakim yang sejak beberapa dekade dikenal sebagai keluarga ulama sekaligus pejuang selalu saja melahirkan pemimpin-pemimpin kharismatik yagn sangat dihormati rakyat Irak.

Posisi Kharismatik keluarga tersebut di tengah masyarakat Irak menimbulkan kekhawatiran Rezim Ba'ath yang merasa terancam kekuasaannya. Untuk itu, Saddam tidak pernah berhenti melakukan represi terhadap keluarga besar al-Hakim dengan cara menteror, menangkapi, bahkan membunuhnya.

Sejarah