May 12, 2018 14:16 Asia/Jakarta

Hari ini, Sabtu tanggal 12 Mei 2018 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 25 Sya'ban 1439 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 22 Ordibehest 1397 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.

Abu Muslim Khurasani Terbunuh

1302 tahun yang lalu, tanggal 25 Sya'ban 137 HQ, Abu Muslim Khurasani, seorang panglima perang asal Iran, dibunuh atas perintah al-Manshur, penguasa dari Dinasti Abbasiah.

Abu Muslim Khurasani adalah pemimpin gerakan pemberontakan rakyat terhadap pemerintahan Umawiyah yang despotik. Kelompok pemberontakan yang bernama "Pembawa Bendera Hitam" ini, setelah melalui banyak peperangan, berhasil menggulingkan pemerintahan Umawiyah.

Setelah runtuhnya Dinasti Umawiyah, Dinasti Abassiah memegang tampuk kekuasaan. Khalifah al-Manshur kemudian merasa khawatir atas kekuasaan yang dimiliki Abu Muslim Khurasani dan pengaruhnya yang meluas di tengah masyarakat. Oleh karena itulah dia memerintahkan antek-anteknya untuk membunuh Khurasani.

Sejarah

Universitas Nasional San Marcos Didirikan

467 tahun yang lalu, tanggal 12 Mei 1551, Universitas Nasional San Marcos, Peru didirikan.

Universidad Nacional Mayor de San Marcos, UNMSM (Universitas Nasional San Marcos) atau San Marcos ialah sebuah perguruan tinggi negeri di Lima, Peru. Universitas ini didirikan pada masa pemerintahan Carlos I dari Spanyol, didirikan pada 12 Mei 1551 dan merupakan perguruan tinggi tertua di Benua Amerika.

Bagian tertua perguruan tinggi ini ada di daerah yang sekarang menjadi pusat kota Lima, namun aktivitas akademisnya sendiri ada di ruangan yang disebut Ciudad Universitaria (kota universitas).

Bendera Peru

PBB Akui Bahrain Pisah dari Iran

48 tahun yang lalu, tanggal 22 Ordibehesht 1349 HS, Dewan Keamanan PBB mengeluarkan resolusi 278 yang mengakui permintaan utusan PBB kepada rakyat Bahrain dan dengan demikian negara kepulauan ini merdeka dan pisah dari Iran.

Pulau Bahrain berada di Teluk Persia dan sebelum munculnya Islam termasuk wilayah Iran. Dengan terbentuknya pemerintahan Islam, pulau ini berada di bawah kontrol para khalifah. Sejak awal abad ke-7 HQ, pulau ini kembali bergabung dengan Iran. Setelah beberapa kali terjadi perpindahan kekuasaan, pulau ini kemudian berada di bawah kontrol Inggris menjelang Perang Dunia I. Tetapi Iran berkali-kali menekankan bahwa pulau ini miliknya dan melakukan protes terhadap Inggris atas pendudukannya di pulau ini.

Di awal-awal dekade1340 HS, Inggris yang semakin lemah dan tidak mampu mengontrol negara-negara koloninya memutuskan untuk mundur dari Teluk Persia. Oleh karenanya, dengan melakukan kesepakatan dengan rezim Shah, mereka menyiapkan jalan untuk referendum di Bahrain di bawah pengawasan PBB untuk menetapkan posisi pulau ini. Akhirnya pulau ini merdeka pada dan kekuasaan berabad-abad lamanya Iran atas pulau inipun berakhir pada 24 Ordibehesht 1349 HS.

Bendera Bahrain