May 16, 2018 05:37 Asia/Jakarta

Hari ini, Rabu tanggal 16 Mei 2018 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 29 Sya'ban 1439 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 26 Ordibehest 1397 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.

Abu Nuaim Wafat

1220 tahun yang lalu, tanggal 29 Sya'ban 219 HQ,  Abu Nu'aim, seorang ulama hadis, fiqih, dan sejarah Islam, meninggal dunia.

Abu Nu’aim dilahirkan pada tahun 130 Hijriah di Irak. Abu Nu'aim dianggap sebagai salah satu periwayat hadis yang sangat terkemuka dan karenanya, dia amat dihormati dan dipercaya oleh para ulama lslam.

Karya Abu Nu'aim di antaranya berjudul "Ash-Shalah". Selain itu, Ibnu Nadim, seorang sejarawan terkenal Arab, dalam dua bukunya yang berjudul "al-Manasik" dan "Masail al-Fiqh" menisbatkan bab-bab fiqih dan adab keagamaan kepada Abu Nu'aim.

Sejarah

Kapal Induk AS Diserang Irak

30 tahun yang lalu, tanggal 16 Mei tahun 1988, dalam era Perang Irak-Iran, pesawat tempur Irak menyerang kapal induk AS Stark, yang tengah berada di Teluk Persia.

Dalam serangan ini 37 tentara AS tewas dan sejumlah lainnya luka-luka. Pemerintah Irak segera meminta maaf kepada AS atas serangan yang disebut tidak sengaja itu dan menyatakan kesediaan mereka untuk mengganti rugi.

Melihat reaksi AS yang lunak, sebagian pengamat menyatakan bahwa serangan ini sebenarnya adalah skenario AS dan Rezim Sadam untuk memunculkan ketidakamanan di Teluk Persia sehingga memberi alasan kepada AS untuk lebih banyak mengirimkan kapal-kapal perangnya ke Teluk Persia.

Kapal induk Amerika

Mahdi Derakhshan, Dosen Sastra Persia Wafat

25 tahun yang lalu, tanggal 26 Ordibehesht 1372 HS, Mahdi Derakhshan, penulis dan penyair modern Iran meninggal dunia dalam usia 75 tahun.

Doktor Mahdi Derakhshan, peneliti, penulis dan dosen sastra Persia Universitas Tehran lahir pada 1297 Hs dan menyelesaikan pendidikannya di jurusan sastra Persia. Beliau kemudian melakukan penelitian dan mengajar di Fakultas Sastra Universitas Tehran dan selama beberapa waktu di Universitas Ankara.

Doktor Derakhshan tetap melanjutkan penelitian dan studinya di bidang bahasa dan sastra Persia serta maarif Islam. Beliau meninggalkan sejumlah karya ilmiah seperti revisi kumpulan puisi Kasai Morouzi, tafsir al-Quran juz 30, Jawahir Quran, Ta'sir Quran va Hadis dar Adabiat Farsi (Pengaruh al-Quran dan Hadis terhadap sastra Persia) dan gaya penulisan roman Persia dari abad keempat hingga 14 HS.

Sejarah