Lintasan Sejarah 17 Mei 2018
Hari ini, Kamis tanggal 17 Mei 2018 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 1 Ramadhan 1439 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 27 Ordibehest 1397 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.
Awal Ramadhan
Hari ini adalah awal bulan Ramadhan. Bulan diturunkannya al-Quran dan berkah ilahi. Allah menjadikan bulan ini sebagai bulan rahmat dan berkah serta menyeru semua manusia menjadi tamu-Nya.
Dalam menjelaskan keagungan bulan ini, Rasulullah Saw menyebut harinya merupakan hari terbaik dan malamnya adalah malam-malam terbaik. Beliau kemudian meminta kepada umat Islam untuk memanfaatkan seluas-luasnya berkah yang ada di bulan ini.
Selain itu, di dalam bulan Ramadhan ada satu malam yang disebut Lailatul Qadar. Satu malam yang sangat penting di bulan ini. Karena Allah Swt dalam al-Quran pada ayat pertama hingga ketiga surat al-Qadr berfirman, "Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan."
Syahadah Imam Ali as dan kelahiran Imam Hasan as, cucu Rasulullah Saw merupakan dua peristiwa lain di bulan Ramadhan. Kita berdoa kepada Allah Swt agar membantu kita meraih berkah spiritual di bulan agung ini, sehingga mendapat rahmat dan maghfirah-Nya.
Hari Komunikasi Internasional
153 tahun yang lalu, tanggal 17 Mei 1865, dengan ditandatanganinya perjanjian oleh wakil dari 20 negara yang berkumpul di Paris, berdirilah International Telegraph Union.
Hari pendirian organisasi telegraf internasional ini hingga kini diperingati sebagai Hari Komunikasi Internasional. Pada tahun 1906, berdiri pula organisasi internasional lain di bidang telekomunikasi dengan nama International Radiotelegraph Union.
Akhirnya pada tahun 1934, kedua organisasi itu dilebur menjadi satu dengan nama International Telecommunication Union yang kini menjadi salah satu badan resmi PBB.
Imam Khomeini ra Tinggal di Jamaran, Tehran
38 tahun yang lalu, tanggal 27 Ordibehesht 1359 HS, Imam Khomeini tinggal di Jamaran, Tehran.
Imam Khomeini ra setelah kemenangan Revolusi Islam Iran dan dimulainya akfititas kerja pemerintahan sementara, pada 10 Isfand 1357 HS beliau pindah dari Tehran ke Qom. Beliau tinggal di sana hingga diketahui menderita penyakit jantung pada 2 Bahman 1358 HS.
Setelah dirawat selama 39 hari di Rumah Sakit Jantung Tehran, untuk beberapa waktu beliau tinggal di kawasan Darban, Tehran. Setelah itu pada tanggal 27 Ordibehesht 1359 HS beliau pindah ke sebuah rumah sederhana di kawasan Jamaran. Beliau tinggal di rumah itu sampai ajal menjemputnya.